Dampak aplikasi bioteknologi bagi masyarakat dan lingkungan

Bioteknologi telah menghasilkan produk – produk yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, bioteknologi juga menimbulkan dampak positif maupun negatif bagi masyarakat dan lingkungan. Dampak dalam bidang sosial ekonomi dan kesehatan.

Salah satu dampak positif dari bioteknologi ini berupa penemuan tumbuhan yang tahan serangga, membuat lingkungan terbebas dari dampak pestisida. Namun, penanaman tanaman transgenik secara massal, dikhawatirkan mengganggu ekosistem. Dampak negatif juga timbul dalam bidang sosial ekonomi seperti, munculnya kecemburuan terhadap penanaman modal besar yang memperoleh tanaman transgenik kualitas unggul, tetapi para petani makin terpuruk karena tidak mendapatkannya. Adapun dampak dalam bidang kesehatan berupa ditemukannya beberapa orang yang alergi terhadap insulin transgenik.

Beberapa dampak negatif dan penanggulangan dari bioteknologi:

  • Alergi : Gen asing yang disisipkan pada organisme yang menjadi makanan manusia dapat menyebabkan alergi terhadap individu tertentu. Dalam pencegahannya, perlu dilakukan pengujian dalam jangka waktu yang lama untuk memastikan ada tidaknya efek negatif terhadap konsumen. Selain itu, produk yang mengandung organisme hasil rekayasa bioteknologi harus diberi label dengan jelas guna memberi informasi kepada konsumen mengenai produk yang akan dikuonsumsi.
  • Hilangnya plasma nutfah : Plasma nutfah atau keanekaragaman makhluk hidup dapat musnah akibat budidaya hewan atau tumbuhan unggul saja. Kepunahan plasma nutfah dapat diatasi dengan melakukan pemeliharaan berbagai jenis hewan dan tumbuhan di suatu situs konservasi tertentu.
  • Rusaknya ekosistem : Gangguan terhadap kondisi normal lingkungan dapat menyebabkan rusaknya ekosistem. Salah satu contohnya seperti tanaman kapas Bt. Selain tanaman tersebut menyebabkan matinya hama ulat yang memakannya, hal ini juga diduga menjadi penyebab larva kupu – kupu lain ikut mati.

Contoh Soal:

  1. Keberhasilan rekayasa genetika menghasilkan tumbuhan unggul dan pengembangan hasilnya terus – menerus telah meningkatkan kekhawatiran banyak kalangan, terutama ahli biologi, karena…(UN 2013/2014)

A. menurunkan populasi plasma nutfah

B. memberikan keunggulan sesaat pada manusia

C. sifat unggul tidak dapat dipertahankan

D. sifat unggul memiliki toleransi yang tinggi terhadap lingkungan

E. gen-gen unggul plasma nutfah menjadi inaktif

Pembahasan : Apabila organisme hasil rekayasa genetika yang bersifat unggul dikembangkan secara massal, makan organisme lokal yang tidak memiliki sifat unggul tidak akan dikembangkan lagi. Sehingga akan tersingkir dan mengakibatkan penurunan plasma nutfah.

2. Dampak negatif yang mungkin ditimbulkan oleh adanya tanaman transgenik pada manusia adalah…(UN 2012/2013)

A. banyak organisme yang mati keracunan

B. timbulnya alergi pada beberapa orang

C. populasi hama meningkat

D. hilangnya plasma nutfah

E. ketergantungan teknologi

Pembahasan : Alergi merupakan respon alamiah yang diberikan oleh sistem imun manusia. Alergi dapat disebabkan tubuh dimasuki oleh gen asing. Tanaman transgenik merupakan tanaman yang disisipkan gen yang memunculkan sifat unggul pada tanaman tersebut, gen tersebut merupakan gen yang berasal dari luar tubuh (gen asing).

3. Tanaman transgenik umumnya memiliki sifat – sifat unggul yang diinginkan, tetapi ternyata tanaman tersebut dapat merusak ekosistem, misalnya penanaman tanaman transgenik tahan hama yang menyebabkan… (UN 2012/2013)

A. tanaman sekitarnya yang berbeda jenis tumbuh kerdil karena tanaan transgenik banyak menyerap unsur hara.

B. hewan yang mengonsumsi tanaman transgenik menjadi mandul karena terkontaminasi gen asing.

C. populasi kupu – kupu yang membantu proses penyerbukan musnah dan produksi tanaman menurun

D. tubuh tanaman transgenik tidak dapat diuraikan oleh bakteri sehingga menjadi limbah pertanian.

E. dalam waktu yang lama hama menjadi kebal sehingga perlu menggunakan pestisida dosis tinggi.

Pembahasan: Tanaman transgenik menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem yaitu populasi kupu – kupu yang membantu proses penyerbukan musnah dan produksi tanaman menurun. Hal ini disebabkan oleh gen asing yang disisipkan dalam tanaman transgenik dapat mematikan hama tanaman. Namun demikian, gen tersebut juga bersifat mematikan bagi serangga lain yang juga memakan bagian tanaman transgenik.

4. Dampak negatif yang mungkin ditimbulkan oleh adanya pemuuliaan tanaman berbiji dengan cara radiasi induksi adalah… (UN 2012/2013)

A. tidak dapat bereproduksi secara vegetatif

B. tidak dapat bereproduksi secara generatif

C. tanaman rentan terkena penyakit

D. pengendalian hama harus lebih terpadu

E.  menggunakan medium khusus untuk penanamannya

Pembahasan : Penyinaran dengan sinar gamma dapat menembus biji hingga lapisan DNA, yang dapat merubah sifat pada keturunannya. Keuntungan radiasi induksi adalah ditemukannya varietas baru dengan sifat unggul seperti semangka tanpa biji. Meskipun demikian, jika sinar gamma mengenai sel vegetatid makan akan menimbulkan kanker. Varietas tanaman berbiji tanpa biji akan mengalami kesulitan untuk mendapatkan keturunan.

5.Pernyataan – pernyataan berikut mengenai dampak negatif dari penerapan bioteknologi.

  1. melehmahnya sistem kekebalan tubuh
  2. berkurangnya keanekaragaman genetik
  3. timbulnya gejala alergi
  4. terganggunya keseimbangan alam

Dampak negatif bioteknologi dalam bidang lingkungan dan kesehatan secara berturut – turut adalah…

A. 1 dan 2

B. 2 dan 1

C. 2 dan 3

D. 3 dan 4

E. 4 dan 1

Pembahasan: Bioteknologi dalam kehidupan selain memberi manfaat juga dapat menimbulkan dampak negatif. Dalam bidang lingkungan misalnya, dapat mengakibatkan berkurangnya keanekaragaman hayati. Sementara itu, dalam bidang kesehatan dapat menimbulkan reaksi alergi serta resistan terhadap antibiotik.

6. Perthatikan dampak negatif bioteknologi berikut!

  1. terjadinya kesenjangan dan kecemburuan dalam masyarakat karena produk – produk dari petani tradisional mulai tersisih.
  2. dapat mengakibatkan alergi pada manusia yang mengonsumsi tanaman transgenik.
  3. dapat menimbulkan ketidakseimbangan ekosistem
  4. para petani tradisional kehilangan mata pencahariannya
  5. menimbulkan ketergantungan manusia terhadap bioteknologi

Setelah ditemukan tanaman transgenik yang bersifat unggul, sebagian besar orang berkeinginan membudidayakan tanaman yang seragam dalam jumlah melimpah. Dampak negatif pada bidang sosial ekonomi yang dapat ditimbulkan bioteknologi tersebut terdapat pada nomor…

A. 1 dan 3

B. 1 dan 4

C. 2 dan 3

D. 3 dan 4

E. 3 dan 5

Pembahasan: Dampak negatif yang ditimbulkan pada bioteknologi tersebut di bidang sosial ekonomi berupa kecemburuan dalam masyarakat, kerna produk – produk dari petani tradisional mulai tersisih sehingga berimbas pada petani tradisional yang kehilangan mata pencahariannya.

7. Tanaman transgenik umumnya memiliki sifat – sifat unggul yang diinginkan, tetapi ternyata tanaman tersebut dapat merusak ekosistem. contohnya budi daya transgenik tahan hama dapat menyebabkan…

A. serangga yang mengonsumsi tanaman transgenik menjadi mandul karena terkontaminasi gen asing sehingga semakin lama akan menjadi punah.

B. tanaman di sekitarnya yang berbeda jenis tumbuh kerdil karena tanaman transgenik banyak menyerap unsur hara

C. populasi kupu – kupu yang membantu proses penyerbukan meningkat karena berkurangnya serangga pesaing.

D. tubuh tanaman transgenik tidak dapat diuraikan oleh bakteri sehingga menjadi limbah pertanian.

E. perlu menggunakan pestisida dosis tinggi yang dapat merusak lingkungan

Pembahasan: tanaman transgenik dapat merusak ekosistem seperti tanaman kapas antiserangga yang dapat menyebabkan serangga yang memakannya menjadi mandul dan semakin lama akan terjadi kepunahan serangga tersebut.

8. Penerapan bioteknologi untuk mendapatkan varietas – varietas unggul akan menjurus pada …

A. Meningkatnya jenis hama tanaman

B. Meningkatnya keanekaragaman genetik

C. Meningkatnya keanekaragaman ekologi

D. Menurunkan kualitas produk pertanian

E. Menurunkan kualitas lingkungan

Pembahasan : Penerapan bioteknologi untuk mendapatkan varietas-varietas unggul akan menjurus pada meningkatnya keanekaragaman genetik.

9. Bioteknologi banyak memberikan keuntungan bagi manusia. Tetapi, perkembangan bioteknologi juga mempunyai dampak negatif. Salah satu dampak negatif bioteknologi di bidang sosial ekonomi masyarakat adalah…

A. Produk bioteknologi dapat menimbulkan resistan hama.

B. Tanah petani rusak akibat pencemaran produk bioteknologi.

C. Petani tradisional merugi karena produk hasil pertaniannya tersingkir.

D. produk bioteknologi belum teruji sehingga risiko kerugian ditanggung petani cukup besar.

E. Produk pertanian bioteknologi belum menghasilkan keuntungan jika tidak ditanam pada lahan yang luas.

Pembahasan: Selain dapat meningkatkan produksi pangan, produk bioteknologi ini semakin diminati konsumen. Dengan demikian, hasil panen petani tradisional semakin tersingkirkan. Hal tersebut menimbulkan kesenjangan sosial dan ekonomi antara petani tradisional dengan petani tanaman hasil bioteknologi.

10. Keberhasilan rekayasa genetika menghasilkan tumbuhan unggul dan pengembangan hasilnya terus – menerus telah meningkatkan kekuatiran banyak kalangan, terutama ahli biologi karena…

A. berkurangnya keanekaragaman hayati

B. memberikan keunggulan yang sesaat pada manusia

C. sifat unggul tidak dapat dipertahankan

D. sifat unggul memiliki toleransi yang tinggi terhadap lingkungan

E. gen – gen unggul plasma nutfah menjadi inaktif

Pembahasan: Dengan menambah, mengurangi, dan menggabungkan DNA dari sumber DNA yang berbeda, susunan DNA asli semakin lama semakin punah. Hal ini menyebabkan semakin menurunnya populasi plasma nutfah atau dengan kara lain, keanekaragaman hayati berkurang

11. Tindakan yang mungkin dilakukan menusia untuk mencegah dampak negatif dari bioteknologi adalah …

A. Menggunakan bibit lokal supaya tanaman lebih adaptif

B. Menggunakan pestisida pekat untuk memberantas hama

C. Untuk menghambat perkembangbiakan hama dilakukan sistem monokultur

D. Meningkatkan produksi dengan melaksanakan pemupukan dengan pupuk buatan

E. Memanfaatkan mikroorganisme transgenik dalam pengelolaan limbah

Pembahasan: Salah satu dampak negatif bioteknologi adalah berkurangnya keanekaragaman hayati. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan penyeimbangan antara penanaman tanaman transgenik dengan tanaman lokal.

12. Berikut ini bahaya dari bioteknologi, kecuali…

A. Digunakan untuk senjata biologis

B. Memunculkan organisme strain jahat

C. Mengganggu keseimbangan lingkungan

D. Menyalahi hukum dan nilai masyarakat

E. Menambah keanekaragam hayati

Pembahasan: Hal hal diatas termasuk bahaya berkembannya bioteknologi, kecuali menambah keanekaragaman hayati

13. Dampak negatif yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu dan teknologi terhadap sumber daya manusia adalah…

A. Timbulnya pengangguran tenaga kerja pasar

B. Menurunnya sumber plasma nutfah

C. Produksi yang berlebihan menyebabkan turunnya harga

D. Terjadinya perubahan sikap sosial

E. Lahan pertanian berkurang, produksi kecil

Pembahasan: Kemajuan ilmu dan teknologi disamping memberikan dampak positif terhadap kelestarian sumber daya alam, juga dapat memberikan dampak negative terutama pada sumber daya alam manusia. Dampak negatif yang dapat dirasakan pada sumber daya manusia adalah terjadinya perubahan sikap sosial.

14. Bioteknologi dapat dilakukan dengan memanfaatkan organisme, baik pada tingkat seluler atau molekul. Misalnya pada kultur jaringan, transgenik, dan kloning. Salah satu teknik yang banyak dikembangkan adalah dengan kultur jaringan. Jik popuilasi tanaman semusim dikembangkan terus – menerus melalui kultur jaringan secara turun – menurun, dampak yang terjadi adalah…

A. sel – sel selalu mengalami perubahan sampai mengalami fase tidak produktif

B. sel – sel semakin tidak adaptif terhadap lingkungan

C. gen – gen resesif termutasi menjadi gen dominan

D. reproduksi menurun karena gen – gen unggul tergeser

E. gen – gen dominan termutasi menjadi gen resesif

Pembahasan: Jika tanaman transgenik ditanam bersama tanaman sejenis nontransgenik, dikhawatirkan akan terjadi pencemaran gen. Pencemaran ini akan terjadi apabila tanaman transgenik menyerbuki tanaman nontransgenik.

15. Bioteknologi selain dapat memberikan keuntungan juga dapat memberikan dampak negatif di berbagai bidang. Misalnya adanya kesenjangan penghasilan antara pemilik hak paten produk bioteknologi dengan konsumen. Hal tersebut merupakan dampak negatif bioteknologi di bidang …

A. industri

B. kesehatan

C. sosial ekonomi

D. etika dan moral

E. lingkungan hidup

Pembahasan: kesenjangan sosial dan ekonomi pada masyarakat dikarenakan produk – produk alami mulai tersisih oleh adanya produk bioteknologi hasil rekayasa genetika. Untuk itu petani harus mengembangkan bibit hasil teknologi untuk dapat terus bersaing.

sumber:

  • Omegawati, Wigata, dkk. Detik-detik Biologi 2014/2015. 2015. Klaten: Intan Pariwara
  • Amalia, Uly,dkk.Paket Superintensif UN SMA IPA 2015.2014.Jakarta.cmedia
Iklan

Bioteknologi konvensional / modern

Aplikasi Bioteknologi Konvensional dan Modern di Berbagai Bidang ;D

A. Bioteknologi dalam Bidang Pangan
Berikut adalah contoh makanan dari aplikasi bioteknologi yang paling sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari:

1) Tempe
Bahan dasar : kedelai
Proses : fermentasi nonalkoholik
Mikroorganisme yang berperan :
– Rhizopus oligosporus = menyintesis enzim pemecah protein/protease
– Rhizopus oryzae = menyintesis enzim pemecah pati / amilase

2) Tapai Ketan
Bahan dasar : ketan
Proses : fermentasi alkoholik
Mikroorganisme yang berperan :
– Mucor clamydosporus & Endomycopsis fibuligera = membantu memecah pati menjadi gula
– Saccharomyces cerevisiae = mengubah fruktosa dan glukosa menjado alkohol dan CO2

3) Yoghurt atau Keju
Bahan dasar : susu
Proses : fermentasi
Mikroorganisme yang berperan :
– Lactobacillus bulgaricus & Streptoccocus thermophillus = memfermentasi laktosa menjadi asam laktat

4) Minuman Beralkohol
Contoh : anggur, sake, dan wine
Proses : fermentasi
Mikroorganisme yang berperan :
– Jamur Aspergillus = mengubah pati menjadi glukosa
– Jamur Saccharomyces = mengubah glukosa menjadi etanol
– Bakteri Acetobacter = mengubah etanol menjadi asam cuka
– Bakteri Methanobacterium = mengubah asam cuka menjadi metanol

5) Nata de coco
Bahan dasar : Air kelapa
Proses : fermentasi air kelapa
Mikroorganisme yang berperan :
– Acetobacter xylinum = mengubah gula menjadi serat/selulosa

6) Kecap
Bahan dasar : kedelai
Proses : fermentasi kedelai yang dihaluskan
Mikroorganisme yang berperan :
– Arpegillus wentii = mengubah protein menjadi bentuk protein terlarut, peptida, pepton dan asam-asam amino

7) Mentega
Bahan dasar : krim dengan kadar lemak 25%-45% yang diperoleh dari susu sapi
Proses : emulsifikasi, pendinginan dan kristalisasi emulsi, tempering, kneading, pengemasan
Mikroorganisme yang berperan :
– Streptoccocus lactis & Lectonostoceremoris = membantu proses pengasaman

B. Bioteknologi dalam Bidang Pertanian

1) Tanaman Antiserangga
Tanaman yang tahan terhadap serangan hama serangga dapat diperoleh melalui proses transplantasi gen.
Proses transplantasi gen pada tanaman :
– mengisolasi plasmid Ti dari bakteri Agrobacterium tumefaciens.
– plasmid disisipi dengan gen delta endotoksin Bacillus thuringiensis.
– plasmid tersebut dimasukkan kembali pada bacteri Agrobacterium tumefaciens.
– plasmid akan memasukkan gen delta endotoksin ke kromoson sel tumbuhan.
– sel-sel tumbuhan yang mengandung gen tersebut ditumbuhkan dengan metode kultur jaringan.
Hasil : tanaman yang dihasilkan akan mampu memproduksi protein delta endotoksin sehingga serangga yang memakan tanaman tersebut akan mati keracunan.

2) Biofertilizer
Biofertilizer merupakan produk bioteknologi di bidang pertanian. Biofertilizer adalah mikrobia yang dapat digunakan sebagai pupuk hayati.
Berikut adalah beberapa peran dari pemakaian pupuk hayati (biofertilizer) :
– penyediaan dan peningkatan ketersediaan hara
– pengontrol organisme pengganggu tanaman
– pengurai bahan organik dan pembentuk humus
– perombak persenyawaan agrokimia

3) Kultur Jaringan
Teknologi ini memanfaatkan sifat totipotensi, yaitu kemampuan sel untuk berkembang menjadi satu individu utuh. Media yang digunakan untuk tumbuhnya akar adalah air atau pasir dan kerikil. Teknologi ini mampu menghasilkan bibit tanaman dalam jumlah banyak dan waktu singkat.
Berikut adalah beberapa keuntngan dari penggunaan teknik kultur jaringan :
– pengadaan bibit tidak tergantung musim
– dapat diperoleh sifat-sifat yang diinginkan
– kualitas makanan dan gizi lebih baik, perbaikan mikronutrien
– potensi hasil panen yang lebih tinggi
– menciptakan bibit unggul

4) Hidroponik dan Aeroponik
Hidroponik adalah teknik bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tumbuhnya. Untuk memperoleh zat makanan atau unsur hara yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman,dilarutkan campuran pupuk organik pada air yang digunakan. Adapun keuntungan dari teknik hidroponik ini adalah :
– tumbuhan bebas dari hama dan penyakit
– produksi tanaman lebih tinggi
– tidak membutuhkan lahan luas
– tidak bergantung pada alam
– pengerjaannya mudah dan pemakaian pupuk lebih efisien
Sedangkan teknik aeroponik adalah teknik bercocok tanam tanpa menggunakan media sama sekali. Akar tanaman di letakkan menggantung dalam suatu wadah yang dijaga kelembapannya dari air yang biasanya berasal dari pompa bertekanan sehingga timbul uap air. Zat makanan diperoleh melalui larutan nutrien yang disemprotkan ke bagian akar tanaman. Secara garis besar, teknik aeroponik juga memiliki keuntungan seperti teknik hidroponik, namun pada teknik aeroponik, akar yang menggantung akan lebih banyak menyerap oksigen sehingga meningkatkan metabolisme dan kecepatan pertumbuhan tanaman.

C. Bioteknologi dalam Bidang Pertambangan
Penggunaan bakteri kemolitotrof Thiobacillus ferrooxidans yang digunakan untuk pemisahan logam tembaga dari bijinya.

D. Bioteknologi Bidang Kesehatan

1) Antibiotik
Antibiotik merupakan zat kimia yang dihasilkan oleh mikroorganisme terutama bakteri dan jamur yang dapat menghambat pertumbuhan atau membunuh bakteri dan mikroorganisme lain.
Contoh mikroorganisme yang digunakan dalam pembuatan antibiotik :
– Penicillium notatum menghasilkan antibiotik penisilin
– Jamur Cephalosporium menghasilkan antibiotik sefalosporin yang digunakan untuk obat radang paru-paru
– Jamur Streptomyces menghasilkan antibiotik streptomisin yang digunakan sebagai obat TBC

2) Interferon
Interferon adalah zat kimia yang dihasilkan tubuh sebagai respons terhadap infeksi virus. Interferon berfungsi sebagai pelindung tubuh terhadap serangan penyakit. Interferon dapat digunakan melalui rekayasa genetika. Terdapat tiga kelas interferon yaitu, alfa, beta, dan gamma yang memiliki peran masing-masing :
– Interferon-α dihasilkan oleh leukosit dan berperan sebagai molekul anti-viral. Penggunaan interferon-α untuk perawatan penderita hepatitis B dan hepatitis C dapat menginduksi hipotiroidisme atau hipertiroidisme, tiroiditis maupun disfungsi kelenjar tiroid.IFN-α memiliki efek anti-proliferatif dan anti-fibrosis pada sel mesenkimal.
– Interferon-β dihasilkan oleh fibroblas dan dapat bekerja pada hampir semua sel di dalam tubuh manusia.
– Interferon-γ dihasilkan oleh limfosit sel T pembantu dan hanya bekerja pada sel-sel tertentu, seperti makrofag, sel endotelial, fibroblas, sel T sitotoksik, dan limfosit B.

3) Antibodi Monoklonal
Pembuatan antibodi monoklonal menggunakan sel tumor dan sel limpa mamalia. Sel tumor memiliki kemampuan untuk memperbanyak diri tanpa henti, sedangkan sel limpa sebagai antigen yang akan menghasilkan antibodi. Hasil penggabungan kedua sel tersebut dinamakan sel hibridoma. Hibridoma menjadi teknik tersendiri dalam pembuatan sel yang dihasilkan dari fusi (penggabungan) antara sel B limfosit dengan sel kanker (jenis mieloma NS-1). Sifat dari sel hibridoma ini adalah immortal (sel abadi karena mampu bertahan hidup, membelah dan memperbanyak diri dalam jumlah tak terbatas dalam media kultur).

4) Pembuatan Insulin
Pembuatan insulin dilakukan dengan rekayasa genetika. Berikut adalah tahapan pembuatan insulin :
– gen manusia penghasil insulin diisolasi dari kromosom
– plasmid dari bakteri dikeluarkan dari bakteri
– gen penghasil insulin disisipkan pada plasmid bakteri
– plasmid yang telah mengandung gen insulin manusia lalu dikultur bersama-sama sel bakteri Escherichia coli sehingga bakteri tersebut mengandung plasmid rekombinan.
– gen penghasil insulin manusia tersebut dapat mengarahkan sel E.coli untuk menghasilkan insulin.
Hasil : insulin yang dihasilkan dapat digunakan untuk membantu penyakit diabetes melitus.

5) Pembuatan vaksin
Pembuatan vaksin dilakukan dengan rekayasa genetika. Berikut adalah tahapan pembuatan vaksin :
– mengisolasi gen yang mengkode antigen dari mikrobia yang bersangkutan
– gen tersebut disisipkan pada plasmid yang sama, namun sudah dilemahkan
– mikrobia yang telah disisipi gen tersebut akan membentuk antigen murni
Hasil : jika antigen ini disuntikkan pada manusia, sistem kekebalan tubuh akan membentuk antibodi yang berfungsi melawan antigen yang masuk ke tubuh.

E. Bioteknologi dalam Bidang Lingkungan

1) Penanganan Pencemaran Lingkungan
Mikroorganisme untuk mengatasi pencemaran lingkungan antara lain :
– Pseudomonas putida, menguraikan minyak bumi pada kasus pencemaran air laut oleh pengeboran minyak lepas pantai maupun tumpahan minyak di laut.
– Bacillus subtilis, memisahkan logam berat yang ada dalam limbah industri
– Thiobacillus ferrooxidans, menangani limbah di pertambangan batu bara dengan teknik disulfurisasi batu bara.

2) Pembuatan Biogas
Biogas merupakan gas yang berasal dari hasil fermentasi senyawa organik oleh bakteri. Bahan-bahan organik seperti limbah dapur, kotoran hewan, dan sisa-sisa pertanian dapat dimanfaatkan untuk memproduksi biogas melalui proses fermentasi menggunakan mikroorganisme tertentu dalam keadaan anaerob.

LINK VIDEO :

SOAL DAN PEMBAHASAN (;

1) Contoh aplikasi bioteknologi dalam bidang industri pangan adalah pembuatan..
A. keju dengan bahan dasar susu
B. baso dengan bahan daging
C. tahu dengan bahan dasar kacang tanah
D. agar-agar dengan bahan dasar alga merah
E. sirop dengan bahan dasar gula tebu
(Ujian Nasional 2013/2014)
Jawaban : A
Bioteknologi adalah teknologi yang memanfaatkan organisme tertentu untuk meningkatkan kualitas suatu barang dan jasa. Bioteknologi dibedakan menjadi bioteknologi modern dan kovensional. Salah satu aplikasi bioteknologi konvensional adalah pembuatan keju dengan bahan dasar susu melalui proses fermentasi oleh Lactobacillus bulgaricus. Sementara itu, bioteknologi modern banyak digunakan dalam bidang kesehatan, seperti pembuatan vaksin, antibodi monoklonal, dan insulin. Sedangkan pembuatan baso, tahu, agar-agar, dan sirop bukanlah penerapan bioteknologi.

2) Salah satu temuan penting di bidang kedokteran adalah pembuatan antibodi monoklonal. Terobosan bioteknologi ini didasarkan pada..
A. teknologi hibridoma
B. teknologi plasmid
C. pencangkokan gen
D. pencangkokan nukleus
E. teknik kultur jaringan
(Ujian Nasional 2013/2014)
Jawaban : A
Antibodi monoklonal merupakan penerapan bioteknologi modern menggunakan prinsip teknologi hibridoma/fusi protoplasma. Hibridoma dilakukan dengan menggabungkan dua sel dari jaringan yang sama atau dua sel dari organisme yang berbeda dalam satu medan listrik. Proses fusi tersebut akan menghasilkan sel yang dapat menghasilkan antibodi. Sementara itu, teknik plasmid dan pencangkokan gen merupakan prinsip dalam proses DNA rekombinan untuk menghasilkan organisme transgenik. Pencangkokan nukleus merupakan prinsip dasar dalam kloning. Adapun kultur jaringan merupakan teknik untuk memperbanyak tanaman secara vegetatif.

3) Berikut ini beberapa aplikasi bioteknologi
1. Fertilisasi in vitro
2. Teknik kultur jaringan
3. Teknologi hibridoma
4. Bioremediasi
5. Teknologi transgenik
Aplikasi biotenologi di bidang lingkungan dan pertanian berturut-turut adalah..
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 3 dan 4
E. 4 dan 5
(Ujian Nasional 2013/2014)
Jawaban : E
Salah satu penerapan bioteknologi di bidang lingkungan adalah bioremediasi. Bioremediasi adalah teknik penanganan masalah pencemaran dengan memanfaatkan mikroorganisme. Sementara itu, penerapan bioteknologi di bidang pertanian dapat dilakukan melalui beberapa teknik, yaitu kultur jaringan, hibridoma, dan teknologi transgenik. Kultur jaringan untuk memperbanyak tanaman secara vegetatif. Hibridoma dam teknik transgenik untuk menghasilkan tanaman transgenik bersifat unggul. Sedangkan fertilisasi in vitro digunakan dalam bidang bayi tabung dalam ilmu kedokteran.

4) Kedelai dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan seperti kecap dan tempe dengan menerapkan bioteknologi konvensional yaitu fermentasi. Hal ini menunjukkan bahwa dari bahan yang sama dapat dihasilkan produk bioteknologi yang berbeda karena..
A. jenis mikroba yang berbeda mengeksresikan enzim yang berbeda
B. kecap dan tempe difermentasikan oleh bakteri berbeda
C. perbedaan lama fermentasi menghasilkan jenis produk yang berbeda
D. kecap difermentasikan oleh bakteri, sedangkan tempe difermentasikan oleh jamur
E. tempe tidak memerlukan media steril, sedangkan kecap memerlukan media steril.
Jawaban : A
Bioteknologi konvensional memanfaatkan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur untuk membentuk suatu produk. Tempe berasal dari bahan baku kedelai yang difermentasikan oleh jamur Rhizopus oryzae. Sementara itu, kecap berasal dari kedelai yang difermentasikan oleh jamur Aspergillus wentii. Dengan demikian, karena setiap mikroorganisme yang berbeda akan mengekskresikan enzim yang berbeda.

5) Kegiatan berikut ini yang merupakan contoh dari aplikasi bioteknologi modern adalah..
A. proses biokimia
B. pemuliaan tanaman
C. proses respirasi anaerob
D. pembuatan DNA rekombinan
E. pemanfaatan mikroorganisme
Jawaban : D
Salah satu contoh aplikasi bioteknologi modern adalah pembuatan DNA rekombinan. Teknik ini menyisipkan gen asing ke organisme tersebut sehingga diperoleh sifat yang tidak dimiliki sebelumnya. Tujuan dari teknik ini adalah untuk menghasilkan organisme transgenik. Teknik ini memakai 3 proses di dalamnnya, yaitu isolasi DNA, transplantasi gen atau DNA, dan memasukkan DNA ke sel hidup. Sedangkan proses biokimia, pemuliaan tanaman, respirasi anaerob, dan pemanfaatan mikroorganisme adalah contoh dari bioteknologi konvensional.

6. Perhatikan berbagai produk bioteknologi berikut!
1. nata de coco
2. vaksin transgenik
3. tanaman transgenik
4. keju
5. hormon pertumbuhan
Produk bioteknologi yang pembuatannya menerapkan prinsip bioteknologi konvensional terdapat pada nomor..
A. 1 dan 3
B. 1 dan 4
C. 2 dan 3
D. 3 dan 5
E. 4 dan 5
Jawaban ; B
Bioteknologi konvensional merupakan proses menghasilkan produk dengan memanfaatkan mikroorganisme, proses biokimia, dan proses genetik alami. Aplikasi bioteknologi konvensional misalnya dalam pembuatan nata de coco dan keju. Proses pembuatan nata de coco memanfaatkan proses fermentasi Acetobacter xylinum sedangkan pembuatan keju meanfaatkan proses fermentasi menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus. Sementara itu, pembuatan vaksin transgenik, tanaman transgenik, dan hormon pertumbuhan melibatkan proses bioteknologi modern.

7) Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
1. produksi vaksin transgenik menggunakan bakteri patogen
2. produksi insulin menggunakan bakteri Eschericia coli
3. produksi yoghurt menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus
4. produksi metanol menggunakan bakteri Methanobacterium sp.
5. Produksi antibiotik menggunakan bakteri Strepomyces griceus
Contoh dari aplikasi rekayasa genetika pada bioteknologi modern terdapat pada nomor..
A. 1 dan 2
B. 1 dan 4
C. 2 dan 3
D. 2 dan 5
E. 3 dan 5
Jawaban : A
Contoh produk bioteknologi modern dengan prinsip rekayasa genetika adalah produksi vaksin transgenik menggunakan bakteri patogen dan insulin menggunakan bakteri E.coli. Prinsip rekayasan genetika yang digunakan adalah adalah teknik DNA rekombinan. Teknik ini dilakukan dengan melakukan manipulasi gen sehingga dihasilkan organisme yang memiliki sifat baru. Sedangkan pernyataan yang lain merupakan contoh aplikasi bioteknologi konvensional karena tidak dilakukan manipulasi pada susunan gen dalam kromosom bakteri. Akan tetapi, manipulasi hanya dilakukan pada kondisi lingkungan dan media tumbuh dengan menggunakan peralatan sederhana.

8) Berikut yang menunjukkan hubungan yang benar antara bahan mikroorganisme yang berperan dengan produk yang dihasilkan adalah :
A. kedelai dengan Rhizopus sp. menghasilkan kecap
B. singkong dengan Neurospora crassa menghasilkan tapai
C. pati dengan Saccharomyces cerevisiae menghasilkan minuman beralkohol
D. kedelai dengan Aspergillus oryzae menghasilkan tempe
E. susu dengan Lactobacillus casei menghasilkan yoghurt
Jawaban : C
Pernyataan yang sesuau adalah :
Kedelai dengan Aspergillus oryzae menghasilkan kecap
Singkong dengan Saccharomyces cerevisiae menghasilkan tapai
Pati dengan Saccharomyces cerevisiae menghasilkan minuman beralkohol
Kedelai dengan Rhizopus sp menghasilkan tauco
Susu dengan Lactobacillus bulgaricus menghasilkan yoghurt

9) Melalui bioteknologi dapat dihasilkan tanaman yang memiliki sifat unggul misalnya tanaman padi yang tahan terhadap cuaca dingin. Aplikasi bioteknologi yang diterapkan adalah..
A. kloning
B. hibridoma
C. kultur jaringan
D. fusi protoplasma
E. DNA rekombinan
Jawaban : E
Bioteknologi dapat dimanfaatkan dalam bidang pertanian untuk menghasilkan tanaman dengan berbagai sifat unggul. Salah satunya adalah tanaman padi yang tahan terhadap cuaca dingin.Tanaman tersebut dapat dihasilkan melalui teknik DNA rekombinan yang dilakukan dengan pengubahan susunan DNA sehingga diperoleh susunan DNA baru yang mampu mengekskresikan sifat yang diinginkan. Kultur jaringan dilakukan dengan menumbuhkan bagian tumbuhan induk yang bersifat unggul sehingga tanaman memiliki sifat sama seperti induknya. Kloning digunakan untuk menhasilkan individu yang secara genetik identik dengan induknya. Hibridoma atau fusi protoplasma adalah penggabungan 2 sel berbeda untuk memperoleh tanaman transgenik.

10) Fusi protoplasma dapat diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk bidang kesehatan. Berikut merupakan aplikasi dari fusi protoplasma adalah..
A. vaksin
B. hormon
C. antibiotik
D. protein sel tunggal
E. antibodi monoklonal
Jawaban : E
Teknik fusi protoplasma adalah menggabungkan 2 sel dari 2 jaringan yang sama atau sel dari organisme yang berbeda. Contoh penerapan teknik fusi protoplasma adalah untuk menghasilkan produk bermanfaat dalam bidang kesehatan. Pengembangan sel hibridoma yang diperoleh dengan menggabungkan sel-sel limfosit B dan sel mieloma yang telah dihilangkan dinding selnya dalam suatu medan listrik untuk menghasilkan antibodi monoklonal.

11) Perhatikan produk bioteknologi berikut!
1. PST
2. Tempe
3. Yoghurt
4. Roti
5. Tapai
Produk bioteknologi yang memanfaatkan Saccharomyces cerevisiae terdapat pada nomor..
A. 1,2, dan 4
B. 1,4, dan 5
C. 2,3, dan 4
D. 2,4, dan 5
E. 3,4, dan 5
Jawaban : B
Salah satu manfaat bioteknologi adalah meningkatkan pangan dengan bantuan mikroorganisme. Salah satu mikroorganisme yang berperan dalam bioteknologi dalam upaya peningkatan pangan adalah Saccharomyces cerevisiae yang mampu menghasilkan protein sel tunggal (PST), sebagai pengembangan roti dengan menghasilkan CO2 melalui proses fermentasi glukosa, dan berperan dalam proses pembuatan tapai melalui fermentasi. Yoghurt merupakan produk yang pembuataannya menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus. Tempe menggunakan mikroorganisme berupa jamur Rhizopus sp.

12) Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
1. Produk kentang dengan kadar pati meningkat 20%
2. Pembuatan alkohol dengan memanfaatkan Saccharomyces sp.
3. Produksi nata de coco dengan memanfaatkan Acetobacter xylinum
4. Produksi padi tahan udara dingin
5. Produksi tempe dengan memanfaatkan jamur Rhizopus oryzae
Bioteknologi modern maupun konvensional dapat dimanfaatkan untuk peningkatan pangan. Aplikasi bioteknologi konvensional dalam peningkatan mutu pangan terdapat pada..
A. 1,2, dan 3
B. 1,3, dan 5
C. 2,3, dan 4
D. 2,3, dan 5
E. 3,4, dan 5
Jawaban : D
Upaya peningkatan pangan dapat dilakukan dengan bioteknologi konvensional maupun bioteknologi modern. Upaya peningkatan pangan dengan bioteknologi konvensional dapat dilakukan dengan bantuan mikroorganisme dalam prosesnya. Misalnya, pembuatan alkohol dengan memanfaatkan Saccharomyces sp. , produksi nata de coco dengan memanfaatkan Acetobacter xylinum, produksi tempe dengan jamur Rhizopus oryzae. Sementara itu, produk kentang dengan kadar pati meningkat 20% dan produksi padi tahan udara dingin merupakan upaya peningkatan pangan dengan bioteknologi modern.

13) Salah satu aplikasi bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme dalam bidang penanganan pencemaran yang tepat ditunjukkan oleh pernyataan nomor..
I. Thiobacillus ferrooxidans menguraikan hidrokarbon pada minyak bumi
II. Vorticella sp. menguraikan limbah organik
III. Methanobacterium sp. menguraikan logam dari bijih logam
IV. Pseudomonas putida menguraikan limbah organik
V. Thiobacillus ferrooxidans menguraikan tumpahan minyak di laut

A. I
B. II
C. III
D. IV
E. Semua jawaban benar
Jawaban : B
Dalam bidang lingkungan, bioteknologi memiliki peran penting dalam mengatasi masalah pencemaran. Penanganan masalah pencemaran lingkungan dapat dilakukan dengan memanfaatkan mikroorganisme sebagai berikut.
– Pseudomonas putida untuk menguraikan hidrokarbon pada minyak bumi, misalnya untuk menguraikan tumpahan minyak di laut.
– Thiobacillus ferrooxidans untuk menguraikan logam dari bijih logam.
– Methanobacterium sp dan Vorticella sp. untuk menguraikan limbah organik.

14) Hubungan yang tepat antara bahan, mikroorganisme, dan produk dalam upaya peningkatan bahan pangan adalah..
1. susu dengan Streptoccocus sp. menghasilkan yoghurt
2. kedelai dengan Aspergillus sp. menghasilkan tempe
3. kedelai dengan Rhizopus sp. menghasilkan kecap
4. singkong dengan Saccharomyces sp. menghasilkan tapai
5. susu dengan Lactobacillus sp. menghasilkan mentega

A. 1 dan 2
B. 1 dan 4
C. 2 dan 3
D. 3 dan 4
E. 3 dan 5
Jawaban : B
Aplikasi bioteknologi konvensional untuk peningkatan bidang pangan dengan memanfaatkan mikroorganisme sebagai berikut :
– susu dengan Streptoccocus sp menghasilkan yoghurt
– kedelai dengan Rhizopus sp menghasilkan tempe
– kedelai dengan Aspergillus sp menghasilkan kecap
– singkong dengan Saccharomyces sp. menghasilkan tapai
– susu dengan Lactobacillus sp. menghasilkan mentega

15) Jenis makanan yang dihasilkan melalui proses fermentasi kacang kedelai oleh jamur Aspergillus wentii adalah..
A. roti
B. kecap
C. tahu
D. tempe
E. yoghurt
Jawaban : B
Salah satu contoh bioteknologi konvensional adalah pemanfaatan jamur Arpergillus wentii untuk fermentasi kedelai menghasilkan kecap.

Source :
http://green.kompasiana.com/penghijauan/2012/06/19/acetobacter-xylinum-menjawab-permasalahan-lingkungan-dengan-sudut-pandangnya-465624.html

http://www.academia.edu/8906928/Pembuatan_kecap_Biotek

http://www.academia.edu/7941271/TUGAS_PENGANTAR_INDUSTRI_KELAPA_SAWIT_PROSES_PEMBUATAN_MARGARIN
http://www.academia.edu/5210852/Bioteknologi_untuk

Prinsip dasar bioteknologi

Bioteknologi

Louis Pasteur adalah orang yang pertama kali menggunakan metode fermentasi sehingga disebut sebagai Bapak Bioteknologi. Istilah bioteknologi baru populer pada abad ke-20

Bioteknologi berasal dari istilah bio (hidup) ,teknos(teknologi atau penerapan)dan logos (ilmu)jadi,bioteknologi dapat diartikan sebagai ilmu yang menerapkan prinsip-prinsip biologi.

secara lengkap,bioteknologi adalah pemamfaatan prinsip-prinsip ilmiah (sistem dan proses biologis)atau dengan menggunakan makluk hidup untuk menghasilkn produk dan jasa bagi kepentingan manusia.

Perkembangan bioteknologi sangat pesat,hal ini karena disesuaikan dengan peningkatan kebutuhan hidup yang juga makin kompleks.

perkembangan ini terjadi karena banyaknya cabang-cabang ilmu yang mendukungnya .

 

Jenis-Jenis Bioteknologi

Ada 2 jenis bioteknologi, yakni bioteknologi konvensional (sederhana) dan bioteknologi modern. Bioteknologi konvensional menerapkan biologi, biokimia, atau rekayasa masih dalam tingkat yang terbatas. Bioteknologi konvensional menggunakan jasad hidup secara utuh.

Beberapa ciri atau sifat dari bioteknologi konvensional, antara lain: masih menerapkan teknik-teknik biologi, bioteknologi, dan rekayasa genetika yang terbatas, masih menggunakan mikroorganisme seadanya, belum mengembangkan teknik sampai tingkatan molekuler yang terarah, belum sepenuhnya steril (bebas dari mikrobia yang tidak diinginkan), jumlah produknya relatif sedikit, serta kualitasnya belum terjamin.

Fermentasi merupakan salah satu contoh dari penerapan bioteknologi konvensional dan telah digunakan dalam menghasilkan produk, baik dalam skala kecil maupun industri besar (misalnya: tauco, kecap, minuman anggur, dan sake).

Sedangkan Bioteknologi modern telah menggunakan teknik rekayasa tingkat tinggi dan terarah sehingga hasilnya dapat dikendalikan dengan baik. Teknik yang sering digunakan adalah dengan melakukan manipulasi genetik pada suatu jasad hidup secara terarah sehingga diperoleh hasil sesuai dengan yang diinginkan.

Teknik yang digunakan dalam bioteknologi modern adalah teknik manipulasi bahan genetik (DNA) secara in vitro, yaitu proses biologi yang berlangsung di luar sel atau organisme, misalnya dalam tabung percobaan. Oleh karena itu, bioteknologi modern juga dikenal dengan rekayasa genetika, yaitu proses yang ditujukan untuk menghasilkan organism transgenik. Organisme transgenik adalah organisme yang urutan informasi genetik dalam kromosomnya telah diubah sehingga mempunyai sifat menguntungkan yang dikehendaki.  Beberapa prinsip dasar dalam rekayasa genetika, yaitu :

  1. DNA Rekombinan

Perubahan susunan DNA diperoleh melalui teknik DNA rekombinan, yang melibatkan bakteri atau virus sebagai vektor (perantara). Proses DNA rekombinan melalui 3 tahapan, yaitu 1) mengisolasi DNA, 2) memotong dan menyambung DNA (transplantasi gen/DNA), dan 3) memasukkan DNA ke dalam sel hidup.

  1. Fusi Protoplasma

Fusi protoplasma adalah penggabungan dua sel dari jaringan yang sama (organisme berbeda) dalam suatu medan listrik. Fusi protoplasma pada tumbuhan melalui tahap-tahap, 1)  menyiapkan protoplasma dari sel-sel yang masih muda karena dinding sel tipis serta protoplasma yang banyak dan utuh, 2) mengisolasi protoplasma sel dengan cara menghilangkan dinding selnya dengan menggunakan enzim kemudian dilakukan penyaringan dan sentrifugasi berkali-kali, 3) Protoplasma yang didapat kemudian diuji viabilitasnya (aktivitas hidupnya) dengan cara melihat aktivitas organel, misalnya melihat aktivitas fotosintesisnya.

  1. Kultur Jaringan

Teori yang melandasi teknik kultur jaringan ini adalah teori Totipotensi, yaitu kemampuan untuk tumbuh menjadi individu baru bila ditempatkan pada lingkungan yang sesuai. Tahap-tahap kultur jaringan dalam membentuk embrio dari sel somatik serupa pada tahap perkembangan zigot menjadi embrio. Perkembangan tersebut dimulai dari sel → globular → bentuk jantung → bentuk torpedo → bentuk kotiledon → bentuk plantlet (tumbuhan muda).

berikut ini beberapa cabang pendukung bioteknologi :

1.Mikrobiologi

Mikrobiologi merupakan cabanh biologi yang mempelajari tentang mikroba atau jasad renik.pengetahuan ini dapat membuka kemampuan dalam memahami sifat , struktur, dan peranan beberapa mikroba , seperti virus, bakteri,dan cyanophyta.

2.Biokimia

Biokimia merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari makluk hidup dari aspek kimianya , artinya, gejala hidup merupakan gejala kimia dan proses hidup diselenggarakan atas dasar reaksi dan peristiwa kimia.dengan demikian,makluk hidup dianggap sebagai bahab kimia yang dapat dipadukan dan direkayasa.


3.Biologi sel

Memahami tentang sifat dan struktur sel sangat mendukung aplikasi bioteknologi.pengetahuan tersebut dapat digunakan dalam perbanyakan makluk hidup yang mendukung proses bioteknologi.


4.Genetika

Genetika merupakan cabang biologi yang mempelajari pewarisan sifat-sifat makluk hidup dari ke generasi ke generasi , pemahaman mengenai bentuk dan karekteristik materi pewarisan sifat,yaitu gen atau DNA akan membantu kemajuan teknologi.

5.Fisika

Pengetahuan tentang benda-benda mati atau alat-alat yang dapat digunakan dalam penerapan bioteknologi juga akan membantu perkembangan bioteknologi.

Bioteknologi bukan merupakan ilmu merni,tetapi sebuah ilmu terapan yang dalam prosesnya terdapat beberapa komponene-komponen yang terlibat, adapun komponen-komponen tersebut ,antara lain:

  • Bahan yang di proses sebagai bahan masukan(input)
  • Makluk hidup yang menyelenggarakan proses
  • Prinsip-prinsip ilmiah yang mendasari semua proses, Hasil yang berupa produk barang dan jasa sebagai keluaran(output)

Berikut video tentang bioteknologi

Contoh Soal

  1. Ciri utama era bioteknologi generasi pertama yaitu…

A.rekayasa genetika telah digunakan di bidang kedokteran dan farmasi

B.mikroba sudah dimulai digunakan

C.antibody monoclonal sudah mulai diproduksi

D.maslah-maslah lingkungan banyak ditangani secara biologis dengan penggunaan mikroba

E.mikroba lebih berfokus untuk digunakan dalam pengawetan atau pembuatan makanan dan minuman

2.Bioteknologi kultur jaringan akan berhasil bila memenuhi persyaratan di bawah, kecuali…

A.pemilihan eksplan yang baik

B.penggunaan medium yang cocok

C.dilakukan dalam keadaan aseptic

D.eksplan ditepatkan pada suhu tinggi secara intesif

E.pengaturan suhu lingkunagan yang baik

3.bioteknologi berikut menggunakan jasad renik sebagai bahan daasar, manakah bioteknologi yang menggunakan dasar tersebut..

A.bioteknologi konvensional

B.bioteknologi modern

C.bioteknologi

D.aotoknelogi

E.kultur jaringan

4.Perhatikan komponen-komponen yang digunakan dalm rekayasa genetika dibawah ini:

1.Kromoson

2.Sel tumbuhan

3.enzim

4.virus

5.sel bakteri

Tiga komponen utama yang diperlukan untuk melakukan bioteknologi tanaman transgenic adalah nomor

A.1,4,5

B.1,3,5

C.1,3,4

D.2,3,5

E.2,3,4

5. Antibodi monoklonal dihasilkan oleh sel-sel hibridoma yang dapat membelah diri secara terus-menerus. Kemampuan memblah diri diperoleh dari..

A. sel-sel mieloma yang digabung dengan sel-sel pernghasil antibodi

B.Sel-sel pengahsil andtibodi

C.Pemberian nutrisi pada sel tersebut

D. mitokondira

E. pelakuan secara kimia agar sel-sel dapat membelah

6. Hibridoma sering digunakan untuk memperoleh antibodi. Sel hibridoma merupakan peleburan dari…

a. sel bakteri dengan sel kanker

b. sel bakteri dengan sel limfosit

c. sel kanker dengan sel limfosit

d. sel kanker dengan sel telur

e. sel telur dengan sel tubuh

7.. kloning masih merpukan kontroversi antara bencana dan keberhasilan dalam bidang bioteknologi. Kloning pada domba merupakan rekayasa genetika yang dilakukan pada tingkat…

a. sel

b.jaringan

c.organ

d. sistem organ

e. organisme

8. berikut adalah tahapan dalam bioteknologi plasmid

1.replikasi

2.pembuatan wahan

3. isolasi gen asing

4.produksi

5.ekstrasi cincin plasmid

6. pemasukan plasmid kedalam sel bakteri

urutan yang sesuai adalah

a. 1-2-3-4-5-6

b.2-5-3-6-4-1

c.3-5-4-2-1-6

d.3-5-2-6-1-4

e.4-5-6-1-2-3

9. Rekayasa genetika terhadap hewan bertujuan untuk..

a. mempercepat produktivitas hewan

b.mengurangi keanekaragaman

c. memperbaiki kualitas induk hewan

d. mempercepat pertumbuhan

e. mendapat ternak unggul

10. pemanfaatn sifat totipotensi dalam proses kultur jaringan pada tumbuhan adalah untuk memperoleh..

a. anakan seragam dalam jumlah besar dan cepat

banakn yang sifatnya lebih dari induknya

c. bibit unggul

d. bibit unggul yang bergizi

e. anakan yang diperlukan untuk hibridasi

11.salah satu pemanfaatn bioteknologi adalah pembuatan hormon insulin dengan cara..

a. menyisipkan gen bakteri ke dalam DNA pankres manusia

b. menyisipkan gen pankreas manusia ke dalam palsmid bakteri

c. menyambungkan DNA manusia dan DNA bakteri

d. menyambungkan kromosom manusia dengan bakteri

e. transplatasi pankreas

12. Hewantumbuhan yang menerima perlakuan rekayasa genetika disebut..

a.transplan

b.eksplan

c.klon

d.transgenik

e.kalus

13. insulin dapat dihasilkan oleh sel bakteri melalui proses bioteknologi rekayasa genetika, yaitu..

a. peleburan into sell pankreas dungeon bakteri

b. pemindahan gen bakteri kedalam sel pankreas

d. penyambungan DNA sel pankreas dengan bakteri

e. peleburan sel pankreas dengan sel abkteri

14. Bahan alami yang membantu tubuh untuk memerangi infeksi virus sekarang telah dapat diperbanyak secara bioteknologi. Zat tersebut adalah…

a.insulin

b.antibiotika

c.interferon

d.sefalosporia c

e.riboflavin

15. Contoh dari biotechnology modern adalah

a. rekayasa genetika pada hewan tertentu

b. pembuatan tempe

c.pembuatan keju

d.pembuatan tapai

e. Roti basi

Pembahasan

1.e, bioteknologi generasi pertama dicirikan oleh  teknologi yang relatif sederhana dan relatif mudah

2. d, eksplan tidak harus selalu ditempatkan pada suhu yang tinggi, namu disesuaikan

3.a, santa jelas dikatakan bahwa yang digunakan adalah jasad renik

4.a,tanaman transgenik adalah penyisipan gen kromosom sing pada bakteri yang kemudian bakteri tersebut diinfeksikan pada tumbuhan. virus ridak terloihat dalam bioteknologi tanaman trasgenik

5..a, sel mieloma bersifat dapat membelah diri secara terus menerus

6.c,sel hibridoma terbentuk dari sel limfosit penghasil antibodi dan sel kanker yang aktif membelah

7 a, kloning merupakan proses yang terjadi melalui pengisolasian into sel somatis organisme pada sel telur organisme lainyang dihilangkan inti selnya

8. d, teknologi plasmid didirikan dengan adanya penggabungan gen asing pada plasmid bakteri

9.c,rekayasa genetika adalah teknik rekombinasi DNA untuk mendapatkan bibit unggul

10. a, tujuan sifat totiporensi:
1. anakan yang seragam

2. anakan dalm junmlah besar

3. memperoleh anakn dengan cepat

11.b,teknik ini merupakan teknik plasmid. Proses nya adalah dengan menyisipkan DNA gen penghasil insulin pada pankreas dalam plasmid bakteri

12.b, eksplan adalah bagian tumbuhan/hewan yang akan dikultur

13.a, taknologi plasmid, lihat pembahasan nomor 11

14.c,interfern adalah sejenis protein dihasilkan oleh sel-sel tubuh hewan untuk menghambat pertumbuhan virus

15. a, karena pilihan lainnya menggunak jasad hidup secara utuh.

sumber