Ciri-ciri kelompok hewan vertebrata

Merupakan kelompok hewan yang memiliki tulang belakang yang memanjang pada bagian dorsal, yaitu dari kepala hingga ekor. Anggota dari subfilum vertebrata terdiri atas dua superkelas yaitu:

1. Agnatha
Ciri-ciri agnatha:
-Tidak memiliki rahang
-Bentuk badan ramping dan panjang
-Habitat di perairan laut dan tawar

Klasifikasi agnatha
Superkelas agnatha terbagi menjadi dua kelas yaitu:
A. Mycini (hagfish), memiliki karakteristik hidup di perairan laut, pemakan bangkai hidup di laut, mulut dikelilingi tentakel pendek, dan pertumbuhannya tidak melalui fase larva

B. Cephalospidomorphi (lamprey), memiliki karakteristik hidup di perairan tawar, mulut dikelilingi penghisap, ada fase larva, setelah dewasa menjadi parasit pada organisme lain

2. Gnathostomata
Ciri-ciri Gnathostomata
Memiliki rahang bersendi dan dapat digerakan ke atas dan ke bawah
Klasifikasi Gnathostomata
Berdasarkan keragaman cirinya. Hewan gnathostomata terbagi menjadi enam kelas yaitu:

A. Chondrichtyes
Ciri-ciri:
-rangkanya tersusun atas tulang rawan
-mulut berahang kuat dan terletak di bawah tubuh
-bernapas dengan insang
-memiliki indra yang berkembang dengan baik
-fertilisasi terjadi secara internat dan bersifat ovipas juga ovovivipar
contoh: ikan pari, hiu, dan chimaera

B. Osteichthyes
Ciri-ciri:
-rangka tersusun atas tulang keras yang mengandung matriks kalsium fosfat
-mulut terletak di bagian depan tubuh
-terdapat celan insang di tiap sisi kepala
-fertilisasi terjadi secara eksternal dan bersifat ovipar
-habitat di perairan tawar

Klasifikasi osteichthyes, terdapat dua subkelas, yaitu:
1. Actinopterygi (ikan bersirip duri), yaitu ikan mas, ikan gurame, ikan louhan, dan ikan kakap merah
2. Sarcopterygi, yaitu ikan bersirip lobus (Latimeria chaulumnae) dan ikan paru-paru

C. Amphibi
Ciri-ciri:
-berkulit licin, tidak bersisik dan tipis
-bernapas menggunakan paru-paru dan/atau kulit
-jantung terdiri atas tiga ruang (2 ventrikel, 1 atrium)
-fertilisasi terjadi secara eksternal dan bersifat ovipar (bertelur)
-dapat hidup baik di darat maupun di air
-mengalami metamorfosis
contoh: katak sawah (Rana limnocharis), bangkong (Bufo melanostictus), dan katak pohon atau bancet (Racophorus reinwardti)

D. Reptilia (hewan melata)
Ciri-ciri:
-tubuh ditutupi oleh sisik zat tanduk
-bernapas dengan paru-paru
-jantung memiliki empat ruang yang tidak sempurna (2 ventrikel, 2 atrium)
-merupakan hewan berdarah dingin karena suhu tubuh mengikuti suhu lingkungannya
-fertilisasi terjadi secara internal dan tegolong ovipar
-dapat hidup di darat dan di air

klasifikasi reptilia dibagi menjadi empat ordo yaitu :
Chelonia (kura-kura penyu)
Crocodilla (buaya, aligator)
Squamata (ular)
Rhynchochephalia (bunglon, iguana)

E. Aves (unggas)
Ciri-ciri:
-tubuh ditutupi oleh bulu dan berdarah panas
-bernapas dengan paru-paru, tapi saat terbang menggunakan pundi-pundi udara
-alat gerak berupakaki dan sayap, kerangka tubuh kuat namun ringan
-jantung terdiri atas empat ruang (2 atrium, 2 ventrikel)
-fertilisasi secara internal dan tergolong ovipar
-memiliki 30 ordo yang bervariasi
contoh: burung merpati, ayam, burung unta, bebek, dan lain-lain

 F. Mamalia (hewan menyusui)
Ciri-ciri
-tubuh tertutupi oleh rambut dan berdarah panas
-bernapas dengan paru-paru
-alat gerak berupa kaki dan berdaun telinga, kecuali Monotremata, Cetaceae, dan Sirenia
-fertilisasi secara internal dan merupakan hewan vivipar
-jantung terdiri atas empat ruang (2 atrium dan 2 ventrikel)
-memiliki 14 ordo yang bervariasi
-contoh: kanguru, singa, kambing, sapi, primata

VIDEO

SOAL
1. Dari semua jenis ikan yang ada sekarng, ikan dapat digolongkan menjadi tiga kelas yaitu
A. Agnatha, Condrichthyes, dan osteichthyes
B. Reptile, agnatha dan osteichthyes
C. Mamalia, amphibi, dan Condrichthyes
D. Mamalia, aves dan reptile
E. Amphibi, aves pisces
Pembahasan: dari semua jenis ikan yang ada sekarang , ikan dapat digolongkan menajdi tigas kelas yaitu kelas, agnatha, kelas condrichthyes, dan kelas osteichthyes

2.Vertebrata merupakan suatu anak filum dari hewan yang memiliki sumbu saraf atau otak dengan tubuh yang dilengkapi rangka dalam anggota vertebrata tersebut adalah
A. aves- pisces-reptilia-mamalia
B. aves-pisces-insecta-mamalia
C. pisces-mamalia-amphibia-insecta
D. aves-pisces-amphibi-insecta
E. insecta-aves-agnatha-pisces
pembahasan : hewan yang memiliki tulang belakang meliputi pisces, amphibi, reptili, aves, dan mamalia

3. Kelas agnatha memiliki ciri-ciri tidak berahang, siripnya tidak berpasangan, rangka tubuhnya tersusuh atas tulang rawan serta jantungnya hanya memiliki satu ventrikel. Contoh ikan dari kelas ini adalah ikan
A. lamprey
B. gurami
C. hiu
D. paus
E. lumba-lumba
pembahasan: salah satu contoh hewan agnatha adalah lamprey

4. Contoh hewan yang termasuk hewan amphibia adalah
A. ayam
B. cacing
C. katak
D. badak
E. domba
pembahasan: amphibi adalah hewan yang hidupnya bisa di darat dan di air, contohnya yaitu katak

5. Ikan pesut dan lumba-lumba merupaka fauna air yang termasuk hewan
A. aves
B. amphibi
C. reptil
D. mamalia
E. pisces
pembahasan: ikan pesut dan lumba-lumba meski hidup di laut tetapi hewan ini menyusui anaknya maka termasuk golongan mamalia

6. Jantung mamalia terdiri dari bagian berikut
A. dua bilik, satu serambi
B. satu bilik, satu serambi
C. dua bilik, dua serambi
D. satu bilik, dua serambi
E. satu bilik, satu serambi semu
pembahasan: salah satu ciri dari mamalia yaitu memiliki empat ruang jantung yang terdiri dari dua bilik dan dua serambi

7. Ciri mamalia yang tidak dimiliki vertebrata lain yaitu
A. berbulu dan bertelur
B. bertelur dan menyusui
C. berambut dan memiliki uterus
D. menyusui dan bertelur
E. beranak dan menyusui
pembahasan: mamalia memiliki ciri beranak, menyusui anaknya, berambut untuk menahan cuaca, dan biasanya memiliki empat anggota gerak.

8. Hewan berikut yang bukan termasuk hewan kelompok amphibi adalah
A. katak
B. kadal
C. bangkok
D. bancet
E. salamander
pembahasan: kadal merupakan kelompok reptilia

9. Ditemukan suatu organisme dengan ciri-ciri:
-tubuh memiliki sisik,
-rangka tersusun atas endoskeleton,
-bertulang belakang,
-bernapas dengan paru-paru,
-tipe reproduksi ovipar.
Didalam klasifikasi mahkluk hidup, organisme yang memiliki ciri-ciri tersebut termasuk dalam kelas
A. chondrichthyes
B. amphibi
C. reptil
D. aves
E. mamalia
pembahasan: kata kunci pada soal diatas adalah “siisk” dan “bernafas dengan paru-paru” maka dapat disimpulkan kalau hewan tersebut adalah reptilia

10. Trenggiling (manis javanica) termasuk hewan yang dilindungi. Hewan ini termasuk kelompok
A. mamalia
B. aves
C. pisces
D. amphibi
E. reptil
pembahasan: trenggiling termasuk pemakan serangga dan mamalia karena menyusui anaknya

11. Berikut ini berbagai macam ikan yang kita kenal
-ikan pari
-ikan salem
-ikan hiu
-ikan gurame
-ikan mas
kelompok ikan bertulang rawan (chondrichthyes) adalah..
A. 1 dan 3
B. 2 dan 4
C. 3 dan 5
D. 3 dan 4
E. 4 dan 5
pembahasan: kelas chondrichthyes contohnya yaitu ikan hiu biru, ikan hiu martil, ikan pari, ikan pari listrik

12. Daftar hewan sebagai berikut
-kelinci
-anjing
-ular
-tikus
-tupai
-kucing
-harimau
kelompok mamalia ordo rodentia adalah
A. 1 dan 2
B. 2 dan 4
C. 3 dan 6
D. 4 dan 5
E. 6 dan 7
pembahasan: ordo rodentia contohnya yaitu tikus rumah, marmot, kelinci, tupai, tikus sawah, tupai terbang merah, tikus ekor panjang

13. Nama reptilia berasal dari bahasa Latin repere yang artinya
A. menyusui
B. melata
C. tulang
D. ikan
E. tulang rawan
pembahasan: nama repilia berasal dari bahasa Latin, repere yang berarti melata, hidup di darat dan di air

14. Agnatha berasal dari bahasa
A. Latin
B. Yunani
C. India
D. Portugis
E. Inggris
Pembahasan: agnatha berasal dari bahasa yunani, yaitu a yang berarti tidak dan gnathos yang berarti rahang

15. Istilah vertebrata berasal dari bahasa
A. Yunani
B. Inggris
C. Latin
D. Portugis
E. Belanda
Pembahasan: istilah vertebrata berasal dari bahasa Latin, yaitu vertebrae yang artinya bertulang belakang

SUMBER

Arisworo, Djoko, Yusa, and Nana Sutresna. IPA Terpadu (Biologi, Kimia, Fisika). 2006.

Campbell, Reece, and Mitchell. Biologi. Jakarta: Erlangga, 2003.

Firmansyah, Rikky, Agus Mawardi, and M.Umar Riandi. Mudah dan Aktif Belajar Biologu. PT SETIA PURNA.

Karmana, Oman. Cerdas Belajar Biologi untuk Kelas X. Bandung: Grafindo Media Pratama, 2007.

Rahardian, Renan, and Azni Ananda. Master Biologi (Langsung Pinter) SMA Kelas X, XI, & XII. Jakarta Selatan: PT Wahyu Media, 2012.

Ciri-ciri kelompok tumbuhan

Mahluk hidup digolongkan ke dalam kingdom Plantae karena tersusun dari sel eukariotik, tubuhnya melekat pada substrat menggunakan akar atau rizoid, bersifat autotrof, dan dapat melakukan fotosintesis karena mengandung klorofil. Kingdom Plantae dibagi menjadi tiga divisi:

  • Bryophyta (Tumbuhan Lumut)
  • Pteridophyta (Tumbuhan Paku)
  • Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)

1. Bryophyta (Tumbuhan Lumut)

Ciri-ciri tumbuhan lumut:

  • Tumbuhan lumut belum memiliki akar, batang, dan daun sejati. Peran akar diganti oleh rizoid.
  • Memiliki pembuluh angkut tunggal pada organ tubuhnya.
  • Habitatnya di tempat lembap atau basah
  • Daur hidupnya mengalami oeriliran keturunan antara fase generatf (gametofit) dan fase vegetatif (sporofit)

Klasifikasi tumbuhan lumut:

  • Hepaticopsida (lumut hati) cth: Marchantia dan Polymorpha
  • Anthocerotopsida (lumut tanduk) cth: Anthocerotopsida sp.
  • Bryopsida cth: Sphagnum sp.

2. Pteridophyta (Tumbuhan Paku)

Ciri-ciri tumbuhan paku

  • Sudah memiliki akar, batang, dan daun sejati.
  • Memiliki daun mikrofil dan makrofil. Pada daun makrofil terdapat daun steril dan fertil (menghaslkan spora).
  • Habitat di tempat lembap atau basah, dan beberapa bersifat epifit.
  • Mengalami pergiliran keturunan

Klasifikasi tumbuhan paku

  • Psilophytine (paku purba) cth: Psilotum sp.
  • Lycopodinae (paku kawat) cth: Selaginella cautadum
  • Equisetinae ( paku ekor kuda) cth: Equisetum debile
  • Filicinae (paku sejati) cth: Marsilea crenata dan Adiantium sp.

3. Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)

a. Ciri-ciri tumbuhan berbiji

  • Tumbuhan berbiji memiliki akar, batang, dan daun sejati.
  • Perkembangbiakan alami secara generatif menghasilkan biji. Di dalam biji terdapat embrio yang tumbuh menjadi individiu baru.
  • Alat perkembangbiakan terlihat jelas (bunga atau strobilus).

b. Klasifikasi tumbuhan berbiji

Berdasarkan letak bijinya, tumbuhan berbiji dibedakan menjadi dua, yaitu tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae) dan tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae).

Angiospermae

Angio spermae memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  • Bakal bijinya terlindungi daun buah (berbiji tertutup).
  • Memiliki sistem perakaran serabut dan tunggang.
  • Memiliki batang lunak dan keras berkayu.
  • Memiliki bunga sebagai alat perkembangbiakan utama.

Berdasarkan jumlah keping lemabganya, tumbuhan berbiji tertutup dibagi menjadi dua kelas, yaitu Dicotyledoneae (berkeping dua) dan Monocotyledoneae (berkeping satu).

Dicotyledoneae

Tumbuhan Dicotyledoneae memiliki ciri-ciri yaitu biji memiliki dua daun lembaga, sistem akar tunggang, batang batang berkambium, pertulangan daun menyirip atau menjari, dan bagian mahkota bunga berjumlah kelipatan 2, 4, atau 5. Tumbuhan Dicotyledoneae memiliki beberapa suku berikut.

  • Suku Cucurbitaceae, contohnya mentimun (Cucumis sativus).
  • Suku Euphorbiaceae contohnya daun merah (Euphorbia pulcherrima).
  • Suku Papilionaceae, contohnya kacang tanah (Arachis hypo gaea) dan kacang hijau (Phaseolus radiutus).
  • Suku Solaneceae, contohnya kentang (Solanum tuberosum) dan cabai (Capsicum frustecens).
  • Suku Mimosaceae, contohnya sikejut (Mimosa pudica).
  • Suku Myrtaceae, contohnya kapas (Gossypium hirsutum).
  • Suku piperaceae, contohnya lada (Piper nigrum)

Monocotyledoneae

Tumbuhan Monocotyledoneae memiliki ciri-ciri yaitu biji memiliki satu daun lembaga, sistem akar serabut, batang tidak berkambium, bentuk tulang daun melengkung atau sejajar, dan jumlah mahkota bunga kelipatan tiga. Tumbuhan Monocotyledoneae memiliki beberapa suku berikut.

  • Suku Musaceae, contohnya pisang (Musa paradisiaca).
  • Suku Zingiberaceae, contohnya jaeh (Zingiber officinale) dan bunga tasbih (Canna hibrida).
  • Suku Lliliaceae, contohnya lidah buaya (Aloe vera) dan bawang putih (Allium cepa).
  • Suku Palmae, contohnya kelapa (Cocos nucifera) dan pinang (Areca cathecu).
  • Suku Orchidaceae, contohnya anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) dan anggrek merpati (Dendrobium crumenatum).
  • Suku Cyperaceae, contohnya rumput teki (Cyperus rotundus).
  • Suku Poaceae, contohnya padi (Oryza sativa), jagung (Zea mays), dan gandum (Triticum sativum).

Gymnospermae

Gymnospermae memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  • Bakal biji terlindung oleh kulit biji dan tidak terlindung oleh daun buah (biji teruka).
  • Memiliki alat reporudksi berupa stobilus dan tidak memiliki bunga.
  • Pada umumnya penyerbukan tumbuhan Gymnospermae dibantu oleh angin.
  • Batang berkambium sehingga dapat tumbuh besar.
  • Pada umumnya daun berukuran kecil, kaku, dan tajam.

Tumbuhan Gymnospermae dikelompokkan dalam empat kelas yaitu Cycadinae contohnya pakis haji (Cycas rumphii), Gnetinae contohnya belinjo (Gnetum gnemon), Ginkgoinae contohnya ginkgo (Ginkgo biloba) dan Coniferinae contohnya pinus (Pinus merkusii) dan cemara (Cupresssus lusitanica).

Soal

1. Pengamatan terhadap suatu tumbuhan menunjukkan ciri-ciri berakar tunggang, tidak berbunga sejati, berbiji, berdaun, batang bercabang, bakal biji terdapat pada strobilus betina dan serbuk sari dalam strobilus jantan. Maka tumbuhan itu dapat digolongkan ke dalam:

A.Thallophyta
B.Mycota
C.Alga
D.Gymnospermae
E.Angiospermae

Pembahasan:
Suatu tumbuhan memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
– Berakar tunggang
– Tidak berbunga sejati
– Berbiji
– Bakal biji terdapat pada daun buah yang berupa badan-badan yang kadang-kadang masih mempunyai bentuk serupa daun. Jadi selalu tampak dan karena itu disebut terbuka.
– Batang bercabang
– Bakal biji terdapat pada strobilus betina dan serbuk sari pada strobilus jantan.

Tumbuhan tersebut dapat digolongkan ke dalam tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) Jawaban : E

2.Hal berikut merupakan ciri-ciri tumbuhan yang tergolong tumbuhan biji tertutup, yaitu:

A. Terjadi pembuahan ganda
B. Berkeping biji
C. Bakal biji terbungkus daun buah
D. Daun kaku dan sempit
E. Akar semu

Pembahasan:
Ciri-ciri tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae), adalah :
1. Telah memiliki bunga yang sesungguhnya
2. Berkeping biji (Mempunyai kotiledon)
3. Bakal biji tidak terlihat, karena terlindung dalam daun buah atau putik
4. Terjadi pembuahan ganda
5. Bentuk daun pipih lebar dengan susunan tulang daun beraneka ragam.
Jawaban: A

3. Monokotil dapat dibedakan dari dikotil berdasarkan cirri-ciri khas yang terdapat pada semua struktur dibawah ini, kecuali:

A. Susunan akarnya
B. Susunan anatomi batangnya
C. Morfologi bunganya
D. Sifat haploid sel kelaminnya
E. Bangun dasar daunnya

Pembahasan:
Berdasarkan teori kormofita berbiji, maka jawabannya adalah sifat haploid sel kelaminnya.
JAWABAN: D

4.  Tingkat takson terendah yang diduduki oleh tanaman kacang tanah, kacang hijau, dan kacang panjang bersama-sama adalah:

A. genus
B. familia
C. ordo
D. classis
E. division

Pembahasan:
Tingkat takson terendahnya adalah pada tingkat famili. Kacang-kacangan tersebut berada dalam satu famili yang sama yaitu papilionaceae
JAWABAN : B

5. Tumbuhan lumut yang sehari-hari berwarna hijau adalah

A. sporofit
B. gametofit
C. protonema
D. prothalium
E. kloroplas

Pembahasan : Tubuh lumut terdiri dari sel-sel yang memiliki kloroplas. Kloroplas mengandung pigmen klorofil untuk fotosintesis. Pada lumut berbentuk talus, sel-sel yang mengandung klorofil terutama berada pada jaringan sebelah atas. Jawaban : E

6. Daun paku yang berfungsi sebagai penghasil spora disebut

A. mesofil
B. tropofil
C. hidrofil
D. tropofit
E. sporofil

  • Pembahasan : sporofil adalah daun yang khusus menghasilkan spora

7. Pada pergiliran keturunan golongan paku-pakuan (Pteridophyta), bagian yang merupakan fase gametofit adalah

A. sporangium
B. sel induk spora
C. protalium
D. tumbuhan paku
E. sporogonium

  • Pembahasan : protalium merupakan fase gametofit, keturunannnya vegetative, sel-selnya haploid, dan umurnya pendek

8. Gymnospermae dan Angiospermae tergolong dalam divisi Spermatophyta karena

A. menghasilkan sel gamet
B. menghasilkan biji
C. mempunyai bunga
D. mempunyai strobilus
E. menghasilkan buah

  • Pembahasan : Tumbuhan ini menghasilkan biji sebagai alat untuk berkembang biak yang mengandung embrio sebagai turunan generatifnya (Embriophyta siphonogamae)

9. Monokotil dapat dibedakan dari dikotil berdasarkan ciri-ciri khas yang terdapat pada semua struktur di bawah ini, kecuali

A. susunan akarnya
B. susunan anatomi batangnya
C. morfologi bunganya
D. sifat haploid sel kelaminnya
E. bangun dasar daunnya

  • Pembahasan : Keempat pilihan diatas merupaka perbedaan mokotil dan dikotil kecuali pilihan d

10. Kingdom Plantae terdiri dari : Bryophyta, Pteridophyta, Spermatophyta. Ciri-ciri Bryophyta yang membedakannya dari Pteridophyta adalah

A. mengalami pergiliran keturunan, sporanya lebih dari 2 macam
B. berkembang biak dengan spora, fase sporofit lebih dominan
C. akar, batang, dan daun yang jelas, memiliki kumpulan sporangium
D. gametofit berumur lebih panjang dari sporofit, belum memiliki pembuluh angkut
E. mempunyai daun steril dan daun fertile, yang berfungsi untuk membuat spora

  • Pembahasan : tumbuhan paku mengalami pergiliran keturunan (metagenesis) antara fase gametofit dan sporofit

11. Ciri-ciri suatu organism yang ditemukan di sepanjang sungai adalah sebagai berikut:

  1. Melekat di atas tanah dengan rhizoid
  2. Bertubuh kecil, pipih, dan berwarna hijau
  3. Tidak memiliki batang maupun akar sejati
  4. Sporogonium melekat pada gametofit

Organisme itu dapat digolongkan ke dalam:

A. ganggang
B. jamur
C. lumut
D. paku-pakuan
E. lumut kerak

  • Pembahasan : Organisme tersebut dapat digolongkan ke dalam kelompok lumut. Ciri-ciri utama yang menunjukkan bahwa organism tersebut adalah lumut, yaitu tidak memiliki batang maupun akar sejati dan melekat di atas tanah dengan rhizoid.

12. Angiospermae sering disebut sebagai tumbuhan berbiji tertutup. Disebut berbiji tertutup karena bakal bijinya ditutupi oleh

A. kulit buah
B. endosperm
C. bakal buah
D. kulit biji tebal
E. berada dalam strobilus

  • Pembahasan : Bakal biji pada tumbuhan Angiospermae dilindungi oleh bakal buah atau daun- daun buah (karpela), sehingga disebut tumbuhan berbiji tertutup.

13. Tanaman lumut, suplir, ganggang hijau, melinjo, dan rambutan dalam pengklasifikasiannya masuk ke Kingdom Plantae dengan ciri-ciri khusus, yaitu

A. eukariotik, multiseluler, dan fotoautotrof
B. eukariotik, uniseluler, dan dapat melakukan fotosintesis
C. prokariotik, multiseluler, dan autotrof
D. prokariotik, uniseluler, dan dapat melakukan fotosintesis
E. eukariotik, multiseluler, dan heterotrof

  • Pembahasan : jelas pilihan a merupakan ciri-ciri khusus plantae. Fotoautotrof karena mempunyai kloroplas.

14. Tumbuhan berbiji dibedakan menjadi 2 subdivisi, yaitu tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae). Di bawah ini yang merupakan ciri khas tumbuhan berbiji tertutup adalah

A. biji tumbuh pada permukaan megasporofit
B. bakal bijinya diselubungi bakal buah
C. makrosporagium dan mikrosporagium terpisah satu sama lain
D. akarnya berupa akar tunggang dan batangnya bercabang
E. sporofit tersusun dalam strobilus yang berumah dua

  • Pembahasan : Angiospermae berlainan dengan golongan tumbuhan Gymnospermae, karea bakal bijinya selalu diselubungi oleh suatu badan yang berasal dari daun-daun buah (karpela) yang merupakan bakal buah.

15. Di bawah ini merupakan contoh kelas dari subdivisi Gymnospermae, kecuali:

A. Pinaceae
B. Cycadinae
C. Gnetinae
D. Coniferae
E. Ginkgoinae

  • Pembahasan : Keempat pilihan yang diatas selain pilihan a, merupakan subdivisi Gymnospermae. Pinnaceae subdivisi Angiospermae dan kelas monokotil.

SUMBER:

  • Omegawati, Wigata, dkk. Detik-detik Biologi 2014/2015. 2015. Yogyakarta: PT Intan Perwira
  • Pratiwi, D.A., dkk. 2012. Biologi.Jakarta: Erlangga

Dasar Pengelompokan Makhluk Hidup

Klasifikasi merupakan suatu proses penggolongan makhluk hidup secara sistematis menurut aturan tertentu untuk memudahkan kita dalam mempelajari ciri-ciri dan sifat suatu makhluk hidup

A. Tujuan dan Manfaat Mempelajari Klasifikasi
Tujuan klasifikasi terhadap makhluk hidup yaitu:
1. Untuk mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri-ciri yang dimiliki
2. Untuk mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup sehingga dapat diketahui perbedaan yang dimiliki antara makhluk hidup satu dengan makhluk hidup yang lainnya
3. Untuk mengetahui hubungan kekerabatan antarmakhluk hidup
4. Memberi nama makhluk hidup spesies baru yang baru diketahui

Berdasarkan tujuan tersebut maka sistem klasifikasi pada makhluk hidup memiliki beberapa manfaat yaitu:
1. Memudahkan kita dalam mempelajari makhluk hidup yang sangat beraneka ragam
2. Agar hubungan kekerabatan antarmakhluk hidup dapat diketahui

B. Dasar-dasar Klasifikasi
Beberapa hal yang menjadi dasar pada sistem klasifikasi makhluk hidup, yaitu:
1. Berdasarkan persamaan
2. Berdasarkan perbedaan
3. Berdasarkan ciri morfologi dan anatomi
4. Berdasarkan ciri biokimia
5. Berdasarkan manfaat

C. Tahapan dalam Klasifikasi
Terdapat tiga tahap yang harus dilalui ketika ingin melakukan pengklasifikasian terhadap makhluk hidup yaitu:
1. Melakukan proses indentifikasi dan pengamatan terhadap sifat makhluk hidup
2. Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri dan sifat yang diamati
3. Memberikan nama pada makhluk hidup jenis baru dengan maksud untuk mempermudah dalam pengenalan dan dapat membedakan dengan makhluk hidup lainnya

D. Macam-macam Klasifikasi
1. Klasifikasi sistem alami, yaitu klasifikasi yang didasarkan pada sidat morfologi, fisiologi, dan anatomi yang dimiliki oleh makhluk hidup.
contoh: kambing, sapi, dan kerbau diklasifikasikan ke dalam hewan berkaki empat (morfologi).
2. Klasifikasi sistem buatan, yaitu klasifikasi yang didasarkan pada ciri morfologi yang mudah diamati dari makhluk hidup.
contoh: pada klasifikasi tumbuhan terdiri atas herba, pohon, dan semak
3. Klasifikasi sistem filogenik, yaitu jenis klasifikasi yang didasarkan pada sejarah evolusi makhluk hidup dan hubungan kekerabatan antara takson satu dengan yang lainnya.
contoh: hubungan kekerabatan antara orang utan dan gorila

E. Sistem Tata Nama Makhluk Hidup
Sistem pemberian nama pada makhluk hidup yang terdiri atas dua bagian nama disebut sistem tata nama ganda atau dikenal dengan Binominal nomenclature. Sistem ini dikenalkan oleh Carolus Linnaeus (1707-1778)
Hierarki taksonomi yang diperkenalkan oleh Carolus Linnaeus tersusun atas takson (tingkatan) dari tingkat tinggi ke tingkat rendah, yaitu:

Kingdom-Divisio (Tumbuhan)/Filum (Hewan)-Kelas-Ordo-Familia-Genus-Spesies

Aturan pada sistem nama Binomial nomenclature, yaitu:
1. Terdiri atas dua kata bahasa latin atau dilatinkan
2. Kata pertama diawali dengan huruf besar merupakan nama genus, kata kedua diawali dengan huruf kecil merupakan petunjuk spesies (epitheton spesificum)
3. Tulisan harus bercetak miring jika dicetak (ketik komputer) atau digarisbawahi jika ditulis tangan
contoh:
Rhinoceros sondaicus (badak bercula satu) → ketik komputer
Elaeis oleifera (kelapa sawit) → tulis tangan

F. Perkembangan Sistem Klasifikasi
1. Sistem Dua Kingdom (Aristoteles tahun 1880). Pengelompokan makhluk hidup dengan sistem ini terdiri atas kingdom Plantae (tumbuhan) dan kingdom Animalia (hewan)
2. Sistem Tiga Kingdom (Ernest Haekel tahun 1866). Sistem tiga kingdom terdiri atas kingdom Protista, kingdom Plantae, dan kingdom Animalia
3. Sistem Empat Kingdom ( E. Chatton tahun 1959). Sistem empat kingdom terdiri atas Monera, Protista, Plantae dan Animalia
4. Sistem Lima Kingdom (Robert Whittaker tahun 1969). Sistem lima kingdom terdiri atas kingdom Monera, kingdom Protista, kingdom Fungi, kingdom Plantae, dan kingdom Animalia
5. Sitem Enam Kingdom ( Salomon tahun 1999-2002). Sistem enam kingdom terdiri atas kingdom Virus, kingdom Protista, kingdom Monera, kingdom Fungi, kingdom Plantae, dan kingdom Animalia

VIDEO

SOAL
1. Kelompok tumbuhan yang menunjukkan variasi individu dalam satu spesies terdapat pada…
A. Jambu, mangga, nanas
B. Kelapa, tomat, pinang
C. Terung, tomat, kentang
D. Mangga gadung, mangga manalagi, mangga golek
E. Jahe merah, lengkuas, kunyit putih
Pembahasan :
Variasi individu dalam satu spesies biasanya dapat berupa nama, warna, jenis dan lain sebagainya. Dari kelima opsi yang diberikan, opsi A, B, C dan E jelas-jelas merupakan individu yang berbeda spesies. gadung, manalagi, dan golek merupakan nama mangga yang menunjukkan variasi individu dalam satu spesies yaitu mangga.

2. Beberapa cara penulisan ilmiah :
1.Terdiri dari dua kata bahasa latin atau yang dilatinkan
2. Kata pertama dimulai dengan huruf besar, kata kedua dimulai dengan huruf kecil
3. Penulisan kata pertama dengan kedua disambung
4. Penulisan kata pertama dengan kedua tidak disambung
5. Ditulis dengan cetak miring atau digarisbawahi secara terputus
6. Nama penemunya tidak boleh dicantumkan
Cara penulisan binomial nomenklatur yang benar adalah…
A. 1-2-3-5
B. 1-2-3-6
C. 1-2-4-5
D. 2-3-5-6
E. 2-4-5-6
Pembahasan :
Menurut Carollus Linnaeus, cara penulisan tata nama berdasarkan sistem binomial nomenklatur (tatanama binomial) adalah sebagai berikut :
1.Menggunakan bahasa latin atau bahasa lain yang dilatinkan
2. Nama spesies terdiri atas dua kata, kata pertama merupakan nama marga (genus), sedangkan kata kedua merupakan penunjuk jenis (spesies)
3. Kata pertama diawali dengan huruf kapital sedangkan kata kedua ditulis dengan huruf kecil
4. Jika nama jenis ditulis dengan huruf tegak, maka harus digarisbawahi dengan tanda garis bawah yang terputus antara dua kata. Jika ditulis miring, tidak perlu digarisbawahi.
Dari keenam pernyataan, pernyataan yang benar adalah pernyataan no 1, 2, 4, dan 5.

3. Kucing, anjing, dan harimau memiliki kesamaan antara lain struktur gigi dan jenis makanannya. Oleh karena itu, ketiga hewan tersebut dikelompokkan dalam satu takson yang sama, yaitu…
A. Filum
B. Kelas
C. Ordo
D. Famili
E. Genus
Pembahasan :
Struktur gigi kucing, anjing, dan harimau memiliki kesamaan struktur sehingga jenis makanan yang mereka makan juga sama. Jika dilihat jenis makanannya, ketiga hewan itu termasuk hewan pemakan daging atau carnivora. Carnivora merupakan ordo. Maka kucing, anjing, dan harimau berada dalam satu ordo yaitu ordo carnivora

4. Dalam klasifikasi, jeruk bali (Citrus maxima), jeruk nipis (Citrus aurantifolia), dan jeruk keprok (Citrus nobilis) termasuk dalam satu kelompok yaitu pada tingkat :A. Kelas
B. Ordo
C. Famili
D. Genus
E. Spesies
Pembahasan :
Ingat kembali cara penulisan tata nama berdasarkan sistem binomial nomenklatur (tatanama binomial) di bawah ini :

  1. Menggunakan bahasa latin atau bahasa lain yang dilatinkan
  2. Nama spesies terdiri atas dua kata, kata pertama merupakan nama marga (genus), sedangkan kata kedua merupakan penunjuk jenis (spesies)
  3. Kata pertama diawali dengan huruf kapital sedangkan kata kedua ditulis dengan huruf kecil
  4. Jika nama jenis ditulis dengan huruf tegak, maka harus digarisbawahi dengan tanda garis bawah yang terputus antara dua kata. Jika ditulis miring, tidak perlu digarisbawahi.
    Dari nama ilmiah itu jeruk bali, jeruk nipis, dan jeruk keprok jelas terlihat bahwa mereka berada pada satu genus atau marga yaitu Citrus


5. Protozoa dikelompokkan ke dalam empat filum, yaitu Rhizopoda, Flagellata, Ciliata, dan Sporozoa berdasarkan.
A. Jenis pigmennya
B. Jenis makanannya
C. Alat geraknya
D. Habitatnya
E. Cara berkembangbiaknya
Pembahasan :
Berdasarkan alat geraknya, Protozoa dikelompokkan menjadi 4 filum yaitu :
Rhizopoda, alat gerak berupa kaki semu
Flagellata, alat gerak berupa bulu cambuk
Ciliata, alat gerak berupa bulu getar (silia)
Sporozoa, tanpa alat gerak. Jadi jawaban yang benar adalah berdasrkan alat gerak

6. Makhluk hidup dibagi menjadi dua kingdom. Pernyataan ini dikemukakan oleh
A. Carolus Linneaus
B. Darwin
C. Einstein
D. Lamarck
E. Aristotle
Pembahasan:
Sistem Dua Kingdom (Aristoteles tahun 1880). Pengelompokan makhluk hidup dengan sistem ini terdiri atas kingdom Plantae (tumbuhan) dan kingdom Animalia (hewan)

7. Pemberian tata nama ganda diatur dalam kode internasional yang disebut dengan
A. Binomial nomenclature
B. Kunci determinasi
C. klasifikasi
D. Pengelompokan
E. identifikasi
Pembahasan:Sistem pemberian nama pada makhluk hidup yang terdiri atas dua bagian nama disebut sistem tata nama ganda atau dikenal dengan Binominal nomenclature. Sistem ini dikenalkan oleh Carolus Linnaeus (1707-1778)

8. Tingkatan terendah dari klasifikasi tumbuhan dan hewan adalah ….
A. kingdom
B. spesies
C. filum
D. kelas
E. divisi
Pembahasan:Urutannya dari tinggi ke rendah adalah Kingdom-Divisio (Tumbuhan)/Filum (Hewan)-Kelas-Ordo-Familia-Genus-Spesies

9. Urutan takson tumbuhan dari kelompok terbesar ke kelompok terkecil adalah ….
A. kingdom-filum-bangsa-kelas-suku-marga-jenis
B. kingdom-filum-kelas-bangsa-suku-marga-jenis
C. kingdom-divisio-kelas-ordo-familia-genus-spesies
D. kingdom-divisio-bangsa-kelas-suku-marga-jenis
E. kingdom-kelas-divisio-bangsa-suku-marga-jenis
Pembahasan:Untuk tumbuhan urutannya adalah Kingdom-Divisio (Tumbuhan)-Kelas-Ordo-Familia-Genus-Spesies

10. Suku kata pertama pada tata cara pemberian nama ganda menunjukkan ….
A. kelas
B. ordo
C. genus
D. spesies
E. bangsa
Pembahasan:Nama spesies terdiri atas dua kata, kata pertama merupakan nama marga (genus), sedangkan kata kedua merupakan penunjuk jenis (spesies)

11. Pada taksonomi dari kingdom ke spesies, kondisi jumlah makhluk hidup yang berbeda dalam setiap takson akan ….
A. semakin sedikit
B. berubah-ubah
C. konstan
D. semakin banyak
E. mengikuti posisi taksonnya
Pembahasan:Semakin kebawah tingkat taksonominya semakin banyak memiliki persamaan sehingga jumlah makhluk hidupnya semakin sedikit

12.  Zea mays adalah nama ilmiah tanaman jagung. Kata Zea pada nama ilmiah tersebut menunjukkan
A. Kingdom
B. Familia
C. Genus
D. Spesies
E. Ordo
Pembahasan:
Kata pertama adalah genus dari nama ilmiah tersebut

13. Sistem klasifikasi lima kingdom dikembangkan oleh
A. Carolus Linnaeus
B. Robert Hooke
C. Robert H. Wittaker
D. Aristoteles
E. Einstein
Pembahasan:
Sistem Lima Kingdom diutarakan oleh Robert Whittaker pada tahun 1969

14. Penulisan nama Latin padi yang benar adalah
A. Oryza Sativa
B. oryza sativa
C. oryza Sativa
D. Oryza Sativa
E. Oryza sativa
Pembahasan:
Aturan pada sistem nama Binomial nomenclature, yaitu:
1. terdiri atas dua kata bahasa latin atau dilatinkan
2. kata pertama diawali dengan huruf besar merupakan nama genus, kata kedua diawali dengan huruf kecil merupakan petunjuk spesies (epitheton spesificum)
3. Tulisan harus bercetak miring jika dicetak (ketik komputer) atau digarisbawahi jika ditulis tangan

15. Semakin dekat hubungan kekerabatan makhluk hidup, semakin banyak
A. perbedaan sifat
B. Persamaan sifat
C. keunikannya
D. keragamannya
E. Perbedaan dan persamaan
Pembahasan:
semakin banyak persamaan sifat dan ciri pada suatu makhluk hidup maka makin dekat hubungan kekerabatannya

SUMBER
Arisworo, Djoko, Yusa, and Nana Sutresna. IPA Terpadu (Biologi, Kimia, Fisika). 2006.
Campbell, Reece, and Mitchell. Biologi. Jakarta: Erlangga, 2003.
Firmansyah, Rikky, Agus Mawardi, and M.Umar Riandi. Mudah dan Aktif Belajar Biologu. PT SETIA PURNA.
Karmana, Oman. Cerdas Belajar Biologi untuk Kelas X. Bandung: Grafindo Media Pratama, 2007.
Rahardian, Renan, and Azni Ananda. Master Biologi (Langsung Pinter) SMA Kelas X, XI, & XII. Jakarta Selatan: PT Wahyu Media, 2012.

Ciri-ciri Peran Kelompok Jamur dan Protista

1. Jamur Jamur atau Fungi tidak dapat berfotosintesis dan bersifat heterotrof. Jamur ada yang uniseluler dan ada yang multiseluler serta bersifat eukariotik. Pada jamur multiseluler terdapat deretan sel yang membentuk benang disebut hifa. Jaringan hifa membentuk anyaman disebut miselium yang menjadi empat berbentuk spora. Fungi dikelompokan menjadi empat divisi seperti berikut.

a. Zygomycota mempunyai ciri-ciri hifa soenositik, menghasilkan zygosporangium, dinding sel tersusun dari zat kitin dan mempunyai haustoria. Contoh zygomycota yaitu rhizopus stolonifer, mucor hiemalis, beauveria bassiana dan metarhhisium anisopliae.

b. Ascomycota mempunyai ciri-ciri hifa bersekat, berinti banyak dan spora tidak berflagela. Contoh ascomycota yaitu saccharomyces cerevisiae, penicillium notatum dan neurospora crassa.

c. Basidiomycota mempunyai ciri-ciri hifa bersekat, hifa vegetatifnya mempunyai satu inti haploid, mempunyai basidiokarp dan badan buah berbentuk seperti payung. Beberapa jamur basidiomycota dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan. Contoh basidiomycota yaitu volvariella volvacea, amanita phalloides, ganoderma aplantum dan puccinia graminis.

d. Deuteromycota mempunyai ciri-ciri hifa besekat dan dinding sel terbuat dari zat kitin. Jamur deuteromycota ada yang merugikan dan ada yang menguntungkan. Contoh deuteromycota yaitu tinea versicolor, epidermophyton floocossum dan trichophyton.

Peran Fungi bagi kehidupan manusia sebagai berikut.
a. Rhizopus oligosporus digunakan dalam pembuatan tempe.

b. Beauveria bassiana berperan sebagai parasit pada hama werang.

c. Saccharomyces cerevisiae berguna dalam pembuatan roti dan tapai.

d. Penicillium notatum menghasilkan antibiotik.

e. Neurospora crassa dimanfaatkan dalam pembuatan oncom merah.

f. Aspergillus wentii berguna dalam pembuatan kecap.

g. Volvariella volvaceae, Auricularia politrica dan Pleurotus digunakan sebagai bahan makanan.

2. Protista Ciri-ciri umum Protista sebagai berikut.

a. Bersifat eukariotik yaitu memiliki bahan inti yang diselubungi membran.

b. Tidak dapat digolongkan dalam kelompok tumbuhan, hewan ataupun jamur.

Protista dibagi tiga kelompok yaitu Algae, Protozoa, serta protista mirip jamur.
a. Algae (protista mirip tumbuhan), mempunyai ciri berklorofil dan bersifat fotosintetik. Algae dibedakan menjadi tujuh filum tersebut.

Filum Selularitas Warna Tubuh Contoh
Euglenophyta Dinoflagellata Uniseluler Uniseluler Hijau Cokelat Euglena Gonyaulax, Ceratium
Bacillariophyta Uniseluler Cokelat pudar Navicula, Pinnularia
Chlorophyta Uniseluler dan multiseluler Hijau Chlamydomonas
Chrysophyta Uniseluler dan multiseluler Kuning keemasan Ochromonas
Phaeophyta Multiseluler Cokelat Pudar Laminaria, Macrocystis
Rhodophyta Multiseluler Merah hingga hitam Gelidium, Eucheuma, Gracillaria

Filum Euglenophyta, Dinoflagellata dan Chlorophyta mempunyai alat gerak berupa flagela.
Peran Algae bagi kehidupan manusia sebagai berikut.
1) Navicula dapat dimanfaatkan sebagai campuran semen, bahan penggosok dan dinamit.
2) Chlorella mengaandung protein tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan, kosmetik dan bahan makanan.
3) Laminaria menghasilkan asam alginat sebagai bahan pembuat gel untuk industri makanan dan kosmetik.
4) Gelidium dan Eucheuma digunakan sebagai pembuat agar-agar.
5) Gracillaria dapat dikonsumsi sebagai bahan makanan.

b. Protozoa (Protista mirip hewan), mempunyai ciri bersifat kosmopolit, bersifat heterotrof, dan dapat bergerak aktif. Protozoa dibedakan menjadi enam filum berikut.

Filum Ciri Contoh
Rhizopoda Bergerak menggunakan pseudopodia Amoeba
Actinopoda Bergerak menggunakan axopodia Acanthometra
Foraminopoda Mempunyai cangkang yang berpori-pori Actinophrys, Polystomella
Apicomplexa (Sporozoa) Berbentuk seperti spora dan tidak mempunyai alat gerak Plasmodium
Zoomastigophora (Zooflagellata) Bergerak menggunakan flagella Trypanosoma, Trichonympha
Cilliata (Ciliophora) Bergerak menggunakan silia Stentor, Paramecium

Peran Protozoa bagi kehidupan makhluk hidup sebagai berikut.
1) Padiozoa, cangkang sering digunakan sebagai bahan bentuk gelas, bahan penggosok dan bahan peledak.
2) Foraminifera, cangkangnya digunakan untuk menunjukan sumber daya minyak.
3) Trypanosoma gambiense, mengakibatkan penyakit tidur pada manusia.
4) Trypanosoma evansi, mengakibatkan penyakit sura pada hewan ternak.

c. Jamur lendir dan jamur air (Protista mirip jamur), mempunyai ciri-ciri tubuh berbentuk filamen , hidup di tempat lembap, serta bersifat heterotrof dan absorptif. Peran Protista bagi kehidupan makhluk hidup.
1) Phytopththora capsici menyerang tanaman buah-buahan dari famili Cucurbitaceae, misal mentimun.
2) Saproglenia parasiticia merupakan parasit yang hidupnya menempel pada tubuh organisme yang hidup di air, misal ikan.
3) Plasmospora viticola merupakan parasit pada buah anggur.
4) Phytophthora faberi mengakibatkan kanker pada bidang sadapan batang pohon karet.

Contoh Soal:

1.    Jenis ascomycota yag dapat mengubah ampas kacang menjadi oncom adalah…
A.    Aspergillus flavus
B.    Neurospora sitophyla
C.    Aspergillus niger
D.    Ustilago maydis
E.    Puccinia graminis

2. 1) umumnya dapat membuat makanan sendiri
2) tidak hidup sendiri (soliter) atau berkoloni (kelompok)
3) memiliki alat gerak yaitu ada yang berupa kaki semu, bulu getar, atau bulu cambuk
4) mampu bertahan hidup dalam lingkungan kering maupun basah
5) tidak mempunyai dinding sel
6) organisme bersel banyak Yang termasuk ciri-ciri protozoa adalah…..
A.    1,2, dan 3
B.    2,3, dan 4
C.    3,4, dan5
D.    6 saja
E.    1,2,4, dan 5

3.    Jamur yang dapat menghasilkan zat antibiotik dibawah ini adalah…
A.    Aspergillus niger
B.    Rhizopus stolonifer
C.    Volvariella volvaceae
D.    Neurospora crassa
E.    Penicilium notatum

4.    Organisme yang menimbulkan penyakit disentri dikelompokan kedalam protista mirip hewan karena….
A.    Memiliki klorofil dan multiseluler
B.    Memiliki klorofil dan prokariot
C.    Eukariot dan multiseluler
D.    Uniseluler dan memiliki alat gerak
E.    Memiliki alat gerak dan multiseluler

5.    Kelompok jamur yang menguntungkan bagi manusia adalah…
A.    Pythium sp, pytophtora infestans, aspergillus fumigatos
B.    Epidermophyton floocosoem, ustilago maydis, saprolegnia
C.    Sprolegnia, aspergillus flavus, aspergillus fumigatus
D.    Ustilago maydis, aspergillus flavus, penicilium camemberti
E.    Volvariella volvaceae, auticularia polytrica, aspergillus oryzae

6.    Bagian tubuh ganggang biru berbentuk benang yag dapat tumbuh menjadi individu baru adalah…
A.    Nukleus
B.    Pirenoid
C.    Heterokista
D.    Hormogonium
E.    Reseptakulum

7.    Hewan bersel satu berikut yang dapat digolongkan kedalam satu kelas Euglena adalah…
A.    Stentor
B.    Paramecium
C.    Trypansoma
D.    Plasmodium
E.    Amoeba

8.    Tubuh buah pada jamur merang (volvariella volvacea), merupakan tempat pembentukan…
A.    Konodium
B.    Miselium
C.    Basidium
D.    Arkogonium
E.    Anteridium

9.    Dari tabel berikut ini yang menunjukan hubungan yang benar antara jenis jamur, produksi dan peranannya bagi manusia adalah… Jenis                                 Produksi          Peran bagi manusia 1.    Aspergillus            A.    Alkohol          P. Racun 2.    Saccharomyces     B.    Aflatoksin       Q. Antibodi 3.    Rhizopus               C.    Sake               R. Minuman A.    1-B-P B.    1-B-R C.    2-A-P D.    2-B-P E.    3-C-P

10.    Ditemukan satu jenis ganggang dengan ciri-ciri tubuh berbentuk benang, mempunyai kloroplas, berbentuk spiral dan tempat hidup di air tawar. Berdasarkan karakteristik tersebut, ganggang tersebut adalah…
A.    Volvox
B.    Rivularia
C.    Spirogyra
D.    Clorococcum
E.    Chlamdomonas

11. Ciri-ciri protozoa antara lain : 1) Uniseluler, 2) Sel bersifat eukariotik, 3) Mempunyai pseudopodia (kaki semu), 4) Mempunyai alat gerak berupa bulu getar 5) Mempunyai makronukleus dan mikronukleus Dari ciri-ciri tersebut, yang merupakan ciri Ciliophora adalah nomor …….
A. 1, 2, dan 4
B. 1, 4, dan 5
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 4, dan 5
E. 2, 4, dan 5

12. Beberapa ciri protozoa antara lain : 1) Tubuhnya mempunyai bulu getar 2) Alat unuk bergerak berumpa bulu cambuk 3) Mempunyai dua buah inti 4) Berkembang biak dengan cara membelah diri dan konjugasi 5) Hidup secara bebas dan parasit Dari ciri-ciri tersebut, yang merupakan ciri-ciri Flagellata adalah …….
A. 1, 3, 5
B. 1, 2, 4
C. 1, 3, 4
D. 2, 3, 4
E. 2, 4, 5

13. Seseorang mengalami diare dan oleh dokter diidentifikasi telah terjadi infeksi oleh protozoa di dalam usus halusnya. Protozoa yang menyebabkan diare tersebut adalah …….
A. Entamoeba histolytica
B. Entamoeba gingivalis
C. Leishma donovani
D. Euglena viridis
E. Paramecium caudatum

14. Perhatikan beberapa tahapan reproduksi Palasmodium malariae berikut ini : 1) Gametosit, 2) Ookinet, 3) Merozoit, 4) Sporzoit, 5) Tropozoit. Fase perkembangan Palsmodium malariae yang terjadi dalam tubuh manusia secara urut adalah …….
A. 1, 2 dan 4
B. 1, 4 dan 5
C. 3, 5 dan 1
D. 4, 3 dan 5
E. 5, 4 dan 2

15. Dalam usaha manusia mencari sumber makanan baru, ternyata Chorella mendapat perhatian yang cukup besar. Hal ini dikarenakan Chorella mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi dan mudah berfotosintesis. Chorella termasuk golongan …….
A. Chlorophyta
B. Phaeophyta
C. Rhodophyta
D. Cyanophyta
E. Chrisophyta

kunci jawaban dan pembahasan

No. 1 Jawaban:   B
pembahasan:
A.    Aspergillus flavus = penghasil aflatoksin
B.    Neurospora sitophyla = mengubah ampas menjadi oncom
C.    Aspergillus niger = menghasiilkan asam sitrat
D.    Ustilago maydis = menyebabkan penyakit pada jagung
E.    Puccinia graminis = menyebabkan bercak-bercak pada daun

No. 2 Jawaban:   C
Pembahasan: Karena ciri-ciri protozoa adalah memiliki alat gerak yaitu * ada yang berupa kaki semu, bulu getar, atau bulu cambuk *mampu bertahan hidup dalam lingkungan kering maupun basah *tidak mempunyai dinding sel

No. 3 Jawaban:  E
Pembahasan:
A.    Aspergillus niger = fermentasi asam sitrat
B.    Rhizopus stolonifer = pembuatan tape
C.    Volvariella volvaceae = bahan makanan
D.    Neurospora crassa = pembuat oncom
E.    Penicilium notatum = penghasil antibiotik

No. 4 Jawaban:  D
Pembahasan: Disentri disebabkan oleh Entamoeba histolytica yang termasuk ke kelas Rhizopoda

No. 5 Jawaban:  E
Pembahasan: Volvariella volvaceae ( bahan makanan ), auricularia polytrica (bahan makanan) , aspergillus oryzae (dibutuhkan untuk pembuatan tape)

No. 6 Jawaban:  D
Pembahasan: Karena alga biru berbentuk lembaran berkembang biak dengan hormogonium yaitu potongan benang yang terpisah dari benang lama dan membentuk benang baru

No. 7 Jawaban:  C
Pembahasan: Karena Euglena termasuk kelas flagellata dan Trypansoma juga dari kelas flagellata

No. 8 Jawaban:  C
Pembahasan: Jamur merang contoh dari Basidiomycotina dimana perkembang biakan sel-sel nya diawali dengan pertumbuhan basisiospora yang membentuk tubuh buah, ujung hifa didalam tubuh buah akan berkembang membentuk basidium.

No. 9 Jawaban:  A
Pembahasan: Karena jawaban yang paling tepat adalah option A, yaitu 1-B-P

No. 10 Jawaban:  C
Pembahasan: Karena spirogyra memiliki ciri-ciri tubuh berbentuk benang, mempunyai kloroplas, berbentuk spiral dan tempat hidup di air tawar

No. 11 Jawaban : B
Pembahasan : Ciliophora atau Ciliata mempunyai ciri-ciri yaitu uniseluler, mempunyai alat gerak yang berupa bulu getar dan memilki 2 inti sel (nukleus), yaitu makronukleus (inti besar), yang mengendalikan fungsi hidup sehari-hari dengan cara mensintesis RNA, juga berperan penting dalam reproduksi aseksual, dan mikronukleus (inti kecil) yang dipertukarkan pada saat konjugasi untuk proses reproduksi seksual.

No. 12 Jawaban : E
Pembahasan : Ciri-ciri Flagellata antara lain : – Bersel satu (uniseluler) – Eukariotik – Bergerak dengan bulu cambuk (flagel) – Berkembang biak secara vegetatif dengan pembelahan transversal dan generatif dengan kunjugasi – Hidup secara bebas atau parasit.

No. 13 Jawaban : E
Pembahasan : Paramecium caudatum merupakan jenis Ciliata yang hidup di usus besar dan menyebabkan diare.

No. 14 Jawaban : D
Pembahasan : Setelah tubuh manusia terkena gigitan nyamuk malaria, sporozoit masuk dalam darah manusia dan menuju ke sel-sel hati. Di dalam hati ini sporozoit akan membelah dan membentuk merozoit, akibatnya sel-sel hati banyak yang rusak. Selanjutnya, merozoit akan menyerang atau menginfeksi eritrosit. Di dalam eritrosit, merozoit akan membelah diri dan menghasilkan lebih banyak merozoit. Dengan demikian, ia akan menyerang atau menginfeksi pada eritrosit lainnya yang menyebabkan eritrosit menjadi rusak, pecah, dan mengeluarkan merozoit baru. Pada saat inilah dikeluarkan racun dari dalam tubuh manusia sehingga menyebabkan tubuh manusia menjadi demam. Merozoit ini dapat juga membentuk gametosit apabila terisap oleh nyamuk (pada saat menggigit) sehingga siklusnya akan terulang lagi dalam tubuh nyamuk, demikian seterusnya

No. 15 Jawaban : A
Pembahasan : Chlorela merupakan mikroorganisme yang termasuk dalam filum Chlorophyta atau yang sering kita kenal sebagai alga hijau. Mikroalga jenis Chlorella spp. berwarna hijau, pergerakannya tidak motil dan struktur tubuhnya tidak memiliki flagel. Selnya berbentuk bola berukuran sedang dengan diameter 2-10 μm, bergantung pada spesiesnya, dengan kloroplas berbentuk seperti cangkir. Alga hijau memiliki struktur yang hampir sama dengan tumbuhan, salah satunya ialah dinding selnya. Chlorella juga mempunyai dinding sel yang tersusun atas selulosa.

Video:

rnk 

Sumber:

http://www.zonasiswa.com/2014/09/klasifikasi-jamur.html
http://edu.autada.com/2015/02/contoh-soal-mengidentifikasi-ciri-ciri.html
http://budisma.web.id/soal-dan-jawaban-protista/
Omegawati, Wigata, dkk. Detik-detik Biologi 2014/2015. 2015. Klaten: Intan Pariwara