Menginterpretasi hasil percobaan pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan

Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dipengaruhi oleh fakttor eksternal maupun internal. Faktor eksternal meliputi suhu udara, cahaya, kelembapan, ph tanah, serta kesediaan air dan mineral. Sedangkan faktor internal meliputi hereditas dan fisiologi individual itu sendiri. Hormon-hormon yang mempengaruhi adalah auksin, giberelin, sitokinin, gas etilen, asam absisat dan lainnya. Untuk mengetahui lebih lanjut, dapat melakukan percobaan atau pengamatan. 

1. Percobaan untuk Mengetahui Pengaruh Faktor Internal terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Contoh Percobaan mengenai pengaruh faktor internal terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan sebagai berikut.

a. Dua tanaman yang sama diperlakukan berbeda, dimana tanaman A akan diberi tambahan hormon giberelin.

b. Kedua tnaman diperlakukan sama, misalnya penyiraman dilakukan setiap hari dengan kualitas yang sama

c. Pengamatan dilakukan selama lima minggu. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan daun dan bunga.

2. Percobaan untuk Mengetahui Pengaruh Faktor Eksternal terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan. Contoh percobaan mengenai pengaruh faktor eksternal terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan sebagai berikut.

a. Disediakan dua buah cawan petri. Pada setiap cawan petri diletakkan kapas secukupnya. Lalu biji kacang hijau diatur diatasnya. Lalu diberi label A dan B. Cawan yang berlabel A ditetesi air hingga basah dan dijaga kandungan airnya setiap hari. Cawan B di basahi air hingga tergenang. Selanjutnya kita amati selama 7 hari. 

Hasilnya Kacang hijau pada cawan yang berlabel A akan tumbuh dengan baik. Sedangkan cawan B kacang hijau nya akan busuk. Kacang hijaunya menjadi busuk karena di dalam keadaan terendam biji itu akan kekurangan oksigen dan tidak dapat tumbuh sehingga menjadi busuk.

Soal :

  1. Seorang siswa menanam biji kacang hijau dalam 2 pot dengan perlakuan berbeda. Pada pot A ditanam 3 biji kacang hijau dan diberi pupuk kandang dan pada pot B ditanam 3 biji kacang hijau tanpa diberi pupuk kandang. Setelah 5 hari biji kacang di pot A tumbuh dengan subur sedangkan di pot B tidak.Dari pernyataan diatas  yang termasuk variabel   terikat  adalah ……

A. Penanaman biji kacang hijau

B. Pemberian pupuk kandang

C. Hasil Pertumbuhan biji kacang hijau

D. Waktu untuk pertumbuhan

E. Jumlah biji kacang hijau

Jawabn B karena satu-satunya faktor yang diujikan hanyalah pemberian pupuk.

2. Dua stek batang tanaman mawar ditanam pada 2 pot (A dan B) dengan media sekam padi. Setelah tumbuh tumbuh tunas pada pot A diberi pupuk urea sedangkan pada pot B tidak diberi urea. Setelah 1 bulan ternyata tanam mawar pada pot A tumbuh lebih cepat dari pada pot B. Komponen pupuk urea yang menyebabkan peningkatan pertumbuhan tanaman mawar adalah ….

A. Fosfor

B. Sulfur

C. Nitrogen

D. Hidrogen

E. Karbon

Jawaban C. Nitrogen meningkatkan pertumbuhan tanaman dan membuat tanaman lebih hijau.

3. Perhatikan tabel hasil pengamatan eksperimen pertumbuhan biji kacang hijau

[PERC+KECAMD+3.bmp]

Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa kecepata rata-rata pertumbuhan kecambah
adalah…
A. 0,09
B. 1,6
C. 1
D. 7,9
E. 1,2
Jawaban E. Perhatikan tabel yang tertera diatas.
4. Perhatikan tabel percobaan pertumbuhan tanaman ini
[PERC+KECAMB+2.bmp]
Variabel bebas dan variable terikat pada eksperimen tersebut secara berurutan adalah
A. Jumlah tanaman, pemupukan
B. Jumlah tanaman, luas lahan
C .Luas lahan, pemupukan
D. Luas lahan, rata-rata tumbuh pada hari ke 4
E. Pemupukan, luas lahan
Jawaban E. Variabel bebas dan terikat yang tertera pada tabel adalah pemupukan dan luas lahan. 
5. Perhatikan data pertumbuhan kecambah kacang hijau yang diberi perlakuan dengan intensitas cahaya yang berbeda-beda berikut ini.
[OERC+KECAMBAH+1.bmp]
Berdasarkan data tersebut dapat disimpulakan pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan
tanaman kacang hijau adalah…
A. Tidak berpengaruh
B. Mempengaruhi pertumbuhan
C. Mempercepat pertumbuhan
D. Menghambat pertumbuhan 
E. Data eksperimen tidak dapat digunakan untuk menarik kesimpulan
Jawaban B. Cahaya sangat mempengaruhi pertumbuhan karena hormon auksin yang merangsang tumbuhan untuk bertumbuh juga berpengaruh terhadap cahaya. 

6. Perhatikan tabel berikut ini !

No Hormon   Fungsi
1 Kaulokalin P Mempercepat pertumbuhan bunga
2 Asam Absisat Q Menghambat pembentukan biji
3 Giberelin R Menunda pengguuran daun
4 Etilen S Mempercepat pembuahan
5 Sitokinin T Mengatur pembentukan bunga

Pasangan yang sesuai antara hormon dengan fungsinya adalah …

A. 5 dan S  

B. 1 dan T

C. 3 dan P                           

D. 4 dan Q

E. 2 dan R

7. Hormon apa yang menahan tumbuhan untuk bertumbuh ketika musim dingin atau kering ?

A. Asam absisat

B. Gibberellin

C. Auxin

D. Cytokinin

E. Ethelene

Jawaban A hormon ini bekerja pada tumbuhan ketika musim panas. 

8. Seorang siswa melakukan eksperimen dengan menumbuhkan biji kacang hijau pada 10 buah gelas aqua yang diberi kapas dan air. 5 gelas tanaman ditaruh ditempat yang terkena matahari sedangkan 5 gelas sisanya ditaruh di tempat gelap. Setelah beberapa hari, tanaman di tempat gelap ternyata lebih tinggi daripada di tempat terang. Yang merupakan variable terikat pada eksperimen tersebut adalah…

A. Kapas dan air
B. Tinggi tanaman
C. Cahaya matahari
D. Jumlah biji kacag hijau
E. 5 biji kacang hijau
Jawaban B. variabel terikat adalah tinggi tanaman sengkan variabel bebas adalah cahayanya. 

9. Seorang siswa melakukan percobaan pertumbahan biji jagung. Pada gelas pertama diletakkan 10 buah biji jagung dengan media tanah. Pada gelas kedua diletakkan 5 buah biji jagung dengan media kapas. Yang merupakan variabel terkontrol adalah…

A.Biji jagung
B.Kondisi lingkungan
C.Keadaan cahaya
D.Jumlah biji jagung
E.Kecepatan pertumbuh
Jawaban A. Variabel yang dikontrol adalah jagung.
10. Perhatikan tabel hasil panen tanaman singkong berikut !

Hasil panen singkong ( kg )
Diberi pupuk kandang Diberi pupuk NPK Tidak diberi pupuk
12,5 15,7 4,4

            Menurut tabel tersebut , hubungan yang tepat antara pupuk dan hasil panen adalah ….

A. Peningkatan hasil panen tidak dipengaruhi pupuk

B. Pupuk kandang berpengaruh paling baik terhadap panen

C. Penggunaan pupuk kandang sama baik dengan NPK terhadap hasil panen

D. Pemberian pupuk tidak mempengaruhi hasil panen

E. Pemberian pupuk NPK berpengaruh lebih baik daripada pupuk kandang

Jawaban E. Pemberian pupuk NPK sangat berpengaruh karena NPK (nitrogen, fosfor, dan potassium) mengandung unsur yang sangat dibutuhkan tumbuhan. 

11. Pada zona apa xylem dan floem mulai dibentuk  

A. zone of cell elongation 

B. Zone of cell Differentiation

C.Zone of cell division

D.Root cap

E. Comfort zone

Jawaban B. 

12. Ali melakukan percobaan dengan menggunakan biji kacang hijau yang ditumbuhkan pada kapas dengan perlakuan sebagai berikut : A. kapas kering , B .kapas basah , dan C .kapas basah ditanbah 5 cc asam cuka encer . Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pertumbuhan akan segera terlihat pada perlakuan C .

Tujuan dilakukan ketiga perlakuan itu adalah untuk mengetahui …

A. Tumbuhan kacang hijau dapat hidup di tempat kering maupun basah

B. Pengaruh pH lingkungan pada pertumbuhan

C. Adaptasi biji terhadap kondisi yang berbeda

D. pH lingkungan yang cocok untuk tanaman kacang hijau

E. media yang tepat untuk tanaman kacang hijau

Jawaban E. Percobaan menguji kacang hijau bertumbuh paling baik pada media tertentu.

13. Dalam percobaan pertumbuhan Ani memilih rumusan masalah : “Apakah kelembaban berpengaruh terhadap pertumbuhan kacang hijau ?” Tanaman I ditanam di dalam kardus yang atasnya ditutup kain kasa dengan luban kasa 2 cm dan ditempatkan di teras, tiap pagi tanaman I disemprot 1 botol air . Tanaman II ditanam di dalam kardus yang atasnya di tutup kain kasa dengan lubang kasa 2 cm dan ditempatkan di teras yang sama , tiap pagi tanaman II disemprot 3 botol air .

berdasarkan perlakuan diatas, alasan penyemprotan air dengan jumlah yang berbeda bertujuan untuk …

A. memberi  intensitas sinar yang berbeda

B. memberi  kelembaban yang berbeda

C. mengatur penyerapan air oleh tanaman

D. menjaga kandungan air dalam tanah

E. menjaga kelembaban karena penutup kasa

Jawaban E. PAda percobaan diatas Ani menjaga kelembapan tumbuhan.

14. Perhatikan data hasil pengamatan proses pertumbuhan kecambah kacang hijau selama satu minggupada tabel berikut ini!

Hari ke 0 1 2 3 4 5 6 7
Tinggi kecambah 0 0,4 1,6 2,9 4 6,7 8,4 10,5

Dari data tersebut , kecepatan tumbuh dari kecambah kacang hijau tersebut adalah….

A.O,15                  

B.1,50

C.1,3                        

D.2,59

E.1,59

jawaban C perhatikan tabel.

15. Pertumbuhan pada tumbuhan ditentukan oleh faktor ekternal berikut , kecuali…..

A.hormone      

B.pH Kadar

C.air

D. Suhu udara 

E. kelembapan

Jawaban A karena hormon adalah faktor Internal. 

Sumber : buku detik-detik biology, Biology kelas 12 Esis, dan http://biologimediacentre.com/pertumbuhan-dan-perkembangan-1-pertumbuhan-dan-perkembangan-pada-tumbuhan/

 

Iklan

Ciri-ciri kelompok tumbuhan

Mahluk hidup digolongkan ke dalam kingdom Plantae karena tersusun dari sel eukariotik, tubuhnya melekat pada substrat menggunakan akar atau rizoid, bersifat autotrof, dan dapat melakukan fotosintesis karena mengandung klorofil. Kingdom Plantae dibagi menjadi tiga divisi:

  • Bryophyta (Tumbuhan Lumut)
  • Pteridophyta (Tumbuhan Paku)
  • Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)

1. Bryophyta (Tumbuhan Lumut)

Ciri-ciri tumbuhan lumut:

  • Tumbuhan lumut belum memiliki akar, batang, dan daun sejati. Peran akar diganti oleh rizoid.
  • Memiliki pembuluh angkut tunggal pada organ tubuhnya.
  • Habitatnya di tempat lembap atau basah
  • Daur hidupnya mengalami oeriliran keturunan antara fase generatf (gametofit) dan fase vegetatif (sporofit)

Klasifikasi tumbuhan lumut:

  • Hepaticopsida (lumut hati) cth: Marchantia dan Polymorpha
  • Anthocerotopsida (lumut tanduk) cth: Anthocerotopsida sp.
  • Bryopsida cth: Sphagnum sp.

2. Pteridophyta (Tumbuhan Paku)

Ciri-ciri tumbuhan paku

  • Sudah memiliki akar, batang, dan daun sejati.
  • Memiliki daun mikrofil dan makrofil. Pada daun makrofil terdapat daun steril dan fertil (menghaslkan spora).
  • Habitat di tempat lembap atau basah, dan beberapa bersifat epifit.
  • Mengalami pergiliran keturunan

Klasifikasi tumbuhan paku

  • Psilophytine (paku purba) cth: Psilotum sp.
  • Lycopodinae (paku kawat) cth: Selaginella cautadum
  • Equisetinae ( paku ekor kuda) cth: Equisetum debile
  • Filicinae (paku sejati) cth: Marsilea crenata dan Adiantium sp.

3. Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)

a. Ciri-ciri tumbuhan berbiji

  • Tumbuhan berbiji memiliki akar, batang, dan daun sejati.
  • Perkembangbiakan alami secara generatif menghasilkan biji. Di dalam biji terdapat embrio yang tumbuh menjadi individiu baru.
  • Alat perkembangbiakan terlihat jelas (bunga atau strobilus).

b. Klasifikasi tumbuhan berbiji

Berdasarkan letak bijinya, tumbuhan berbiji dibedakan menjadi dua, yaitu tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae) dan tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae).

Angiospermae

Angio spermae memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  • Bakal bijinya terlindungi daun buah (berbiji tertutup).
  • Memiliki sistem perakaran serabut dan tunggang.
  • Memiliki batang lunak dan keras berkayu.
  • Memiliki bunga sebagai alat perkembangbiakan utama.

Berdasarkan jumlah keping lemabganya, tumbuhan berbiji tertutup dibagi menjadi dua kelas, yaitu Dicotyledoneae (berkeping dua) dan Monocotyledoneae (berkeping satu).

Dicotyledoneae

Tumbuhan Dicotyledoneae memiliki ciri-ciri yaitu biji memiliki dua daun lembaga, sistem akar tunggang, batang batang berkambium, pertulangan daun menyirip atau menjari, dan bagian mahkota bunga berjumlah kelipatan 2, 4, atau 5. Tumbuhan Dicotyledoneae memiliki beberapa suku berikut.

  • Suku Cucurbitaceae, contohnya mentimun (Cucumis sativus).
  • Suku Euphorbiaceae contohnya daun merah (Euphorbia pulcherrima).
  • Suku Papilionaceae, contohnya kacang tanah (Arachis hypo gaea) dan kacang hijau (Phaseolus radiutus).
  • Suku Solaneceae, contohnya kentang (Solanum tuberosum) dan cabai (Capsicum frustecens).
  • Suku Mimosaceae, contohnya sikejut (Mimosa pudica).
  • Suku Myrtaceae, contohnya kapas (Gossypium hirsutum).
  • Suku piperaceae, contohnya lada (Piper nigrum)

Monocotyledoneae

Tumbuhan Monocotyledoneae memiliki ciri-ciri yaitu biji memiliki satu daun lembaga, sistem akar serabut, batang tidak berkambium, bentuk tulang daun melengkung atau sejajar, dan jumlah mahkota bunga kelipatan tiga. Tumbuhan Monocotyledoneae memiliki beberapa suku berikut.

  • Suku Musaceae, contohnya pisang (Musa paradisiaca).
  • Suku Zingiberaceae, contohnya jaeh (Zingiber officinale) dan bunga tasbih (Canna hibrida).
  • Suku Lliliaceae, contohnya lidah buaya (Aloe vera) dan bawang putih (Allium cepa).
  • Suku Palmae, contohnya kelapa (Cocos nucifera) dan pinang (Areca cathecu).
  • Suku Orchidaceae, contohnya anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) dan anggrek merpati (Dendrobium crumenatum).
  • Suku Cyperaceae, contohnya rumput teki (Cyperus rotundus).
  • Suku Poaceae, contohnya padi (Oryza sativa), jagung (Zea mays), dan gandum (Triticum sativum).

Gymnospermae

Gymnospermae memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  • Bakal biji terlindung oleh kulit biji dan tidak terlindung oleh daun buah (biji teruka).
  • Memiliki alat reporudksi berupa stobilus dan tidak memiliki bunga.
  • Pada umumnya penyerbukan tumbuhan Gymnospermae dibantu oleh angin.
  • Batang berkambium sehingga dapat tumbuh besar.
  • Pada umumnya daun berukuran kecil, kaku, dan tajam.

Tumbuhan Gymnospermae dikelompokkan dalam empat kelas yaitu Cycadinae contohnya pakis haji (Cycas rumphii), Gnetinae contohnya belinjo (Gnetum gnemon), Ginkgoinae contohnya ginkgo (Ginkgo biloba) dan Coniferinae contohnya pinus (Pinus merkusii) dan cemara (Cupresssus lusitanica).

Soal

1. Pengamatan terhadap suatu tumbuhan menunjukkan ciri-ciri berakar tunggang, tidak berbunga sejati, berbiji, berdaun, batang bercabang, bakal biji terdapat pada strobilus betina dan serbuk sari dalam strobilus jantan. Maka tumbuhan itu dapat digolongkan ke dalam:

A.Thallophyta
B.Mycota
C.Alga
D.Gymnospermae
E.Angiospermae

Pembahasan:
Suatu tumbuhan memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
– Berakar tunggang
– Tidak berbunga sejati
– Berbiji
– Bakal biji terdapat pada daun buah yang berupa badan-badan yang kadang-kadang masih mempunyai bentuk serupa daun. Jadi selalu tampak dan karena itu disebut terbuka.
– Batang bercabang
– Bakal biji terdapat pada strobilus betina dan serbuk sari pada strobilus jantan.

Tumbuhan tersebut dapat digolongkan ke dalam tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) Jawaban : E

2.Hal berikut merupakan ciri-ciri tumbuhan yang tergolong tumbuhan biji tertutup, yaitu:

A. Terjadi pembuahan ganda
B. Berkeping biji
C. Bakal biji terbungkus daun buah
D. Daun kaku dan sempit
E. Akar semu

Pembahasan:
Ciri-ciri tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae), adalah :
1. Telah memiliki bunga yang sesungguhnya
2. Berkeping biji (Mempunyai kotiledon)
3. Bakal biji tidak terlihat, karena terlindung dalam daun buah atau putik
4. Terjadi pembuahan ganda
5. Bentuk daun pipih lebar dengan susunan tulang daun beraneka ragam.
Jawaban: A

3. Monokotil dapat dibedakan dari dikotil berdasarkan cirri-ciri khas yang terdapat pada semua struktur dibawah ini, kecuali:

A. Susunan akarnya
B. Susunan anatomi batangnya
C. Morfologi bunganya
D. Sifat haploid sel kelaminnya
E. Bangun dasar daunnya

Pembahasan:
Berdasarkan teori kormofita berbiji, maka jawabannya adalah sifat haploid sel kelaminnya.
JAWABAN: D

4.  Tingkat takson terendah yang diduduki oleh tanaman kacang tanah, kacang hijau, dan kacang panjang bersama-sama adalah:

A. genus
B. familia
C. ordo
D. classis
E. division

Pembahasan:
Tingkat takson terendahnya adalah pada tingkat famili. Kacang-kacangan tersebut berada dalam satu famili yang sama yaitu papilionaceae
JAWABAN : B

5. Tumbuhan lumut yang sehari-hari berwarna hijau adalah

A. sporofit
B. gametofit
C. protonema
D. prothalium
E. kloroplas

Pembahasan : Tubuh lumut terdiri dari sel-sel yang memiliki kloroplas. Kloroplas mengandung pigmen klorofil untuk fotosintesis. Pada lumut berbentuk talus, sel-sel yang mengandung klorofil terutama berada pada jaringan sebelah atas. Jawaban : E

6. Daun paku yang berfungsi sebagai penghasil spora disebut

A. mesofil
B. tropofil
C. hidrofil
D. tropofit
E. sporofil

  • Pembahasan : sporofil adalah daun yang khusus menghasilkan spora

7. Pada pergiliran keturunan golongan paku-pakuan (Pteridophyta), bagian yang merupakan fase gametofit adalah

A. sporangium
B. sel induk spora
C. protalium
D. tumbuhan paku
E. sporogonium

  • Pembahasan : protalium merupakan fase gametofit, keturunannnya vegetative, sel-selnya haploid, dan umurnya pendek

8. Gymnospermae dan Angiospermae tergolong dalam divisi Spermatophyta karena

A. menghasilkan sel gamet
B. menghasilkan biji
C. mempunyai bunga
D. mempunyai strobilus
E. menghasilkan buah

  • Pembahasan : Tumbuhan ini menghasilkan biji sebagai alat untuk berkembang biak yang mengandung embrio sebagai turunan generatifnya (Embriophyta siphonogamae)

9. Monokotil dapat dibedakan dari dikotil berdasarkan ciri-ciri khas yang terdapat pada semua struktur di bawah ini, kecuali

A. susunan akarnya
B. susunan anatomi batangnya
C. morfologi bunganya
D. sifat haploid sel kelaminnya
E. bangun dasar daunnya

  • Pembahasan : Keempat pilihan diatas merupaka perbedaan mokotil dan dikotil kecuali pilihan d

10. Kingdom Plantae terdiri dari : Bryophyta, Pteridophyta, Spermatophyta. Ciri-ciri Bryophyta yang membedakannya dari Pteridophyta adalah

A. mengalami pergiliran keturunan, sporanya lebih dari 2 macam
B. berkembang biak dengan spora, fase sporofit lebih dominan
C. akar, batang, dan daun yang jelas, memiliki kumpulan sporangium
D. gametofit berumur lebih panjang dari sporofit, belum memiliki pembuluh angkut
E. mempunyai daun steril dan daun fertile, yang berfungsi untuk membuat spora

  • Pembahasan : tumbuhan paku mengalami pergiliran keturunan (metagenesis) antara fase gametofit dan sporofit

11. Ciri-ciri suatu organism yang ditemukan di sepanjang sungai adalah sebagai berikut:

  1. Melekat di atas tanah dengan rhizoid
  2. Bertubuh kecil, pipih, dan berwarna hijau
  3. Tidak memiliki batang maupun akar sejati
  4. Sporogonium melekat pada gametofit

Organisme itu dapat digolongkan ke dalam:

A. ganggang
B. jamur
C. lumut
D. paku-pakuan
E. lumut kerak

  • Pembahasan : Organisme tersebut dapat digolongkan ke dalam kelompok lumut. Ciri-ciri utama yang menunjukkan bahwa organism tersebut adalah lumut, yaitu tidak memiliki batang maupun akar sejati dan melekat di atas tanah dengan rhizoid.

12. Angiospermae sering disebut sebagai tumbuhan berbiji tertutup. Disebut berbiji tertutup karena bakal bijinya ditutupi oleh

A. kulit buah
B. endosperm
C. bakal buah
D. kulit biji tebal
E. berada dalam strobilus

  • Pembahasan : Bakal biji pada tumbuhan Angiospermae dilindungi oleh bakal buah atau daun- daun buah (karpela), sehingga disebut tumbuhan berbiji tertutup.

13. Tanaman lumut, suplir, ganggang hijau, melinjo, dan rambutan dalam pengklasifikasiannya masuk ke Kingdom Plantae dengan ciri-ciri khusus, yaitu

A. eukariotik, multiseluler, dan fotoautotrof
B. eukariotik, uniseluler, dan dapat melakukan fotosintesis
C. prokariotik, multiseluler, dan autotrof
D. prokariotik, uniseluler, dan dapat melakukan fotosintesis
E. eukariotik, multiseluler, dan heterotrof

  • Pembahasan : jelas pilihan a merupakan ciri-ciri khusus plantae. Fotoautotrof karena mempunyai kloroplas.

14. Tumbuhan berbiji dibedakan menjadi 2 subdivisi, yaitu tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae). Di bawah ini yang merupakan ciri khas tumbuhan berbiji tertutup adalah

A. biji tumbuh pada permukaan megasporofit
B. bakal bijinya diselubungi bakal buah
C. makrosporagium dan mikrosporagium terpisah satu sama lain
D. akarnya berupa akar tunggang dan batangnya bercabang
E. sporofit tersusun dalam strobilus yang berumah dua

  • Pembahasan : Angiospermae berlainan dengan golongan tumbuhan Gymnospermae, karea bakal bijinya selalu diselubungi oleh suatu badan yang berasal dari daun-daun buah (karpela) yang merupakan bakal buah.

15. Di bawah ini merupakan contoh kelas dari subdivisi Gymnospermae, kecuali:

A. Pinaceae
B. Cycadinae
C. Gnetinae
D. Coniferae
E. Ginkgoinae

  • Pembahasan : Keempat pilihan yang diatas selain pilihan a, merupakan subdivisi Gymnospermae. Pinnaceae subdivisi Angiospermae dan kelas monokotil.

SUMBER:

  • Omegawati, Wigata, dkk. Detik-detik Biologi 2014/2015. 2015. Yogyakarta: PT Intan Perwira
  • Pratiwi, D.A., dkk. 2012. Biologi.Jakarta: Erlangga