Tahap-tahap pembelahan mitosis, meiosis, dan gametogenesis

Pembelahan Mitosis dan Meiosis

Pembelahan Mitosis

Pembelahan mitsos terjadi pada sel tubuh (sel somatik). Pada pembelahan sel yang menghasilkan sidat kromosom berpasangan (2n) ini terjasi proses pembelahan nucleus menjadi dua nucleus dan setiap anakan menerima satu set kromosom. Satu set kromosom teresbut berbentuk benang-benang halus yang jumlahnya sama dengan jumlah kromosom sel induknya.

Mitosis berfungsi mempertahankan faktor genetic dari generasi ke generasi berikutnya tetap normal dan menjaga sel anakan yang terbentuk tetap memiliki sidat induknya. Ada 4 fase dalam pembelahan mitosis; profase, metafase, anafase, dan telofase masa di antara pembelahan sel disebut interfase.

Profase

  1. Membrane inti dan anak menghilang
  2. Benang-benang kromatin membentuk kromosom
  3. Kromosom menduplikasi diri menjadi sepasang kromatid
  4. Pada sel hewan, sentriol membelah dan bergerak ke arah kutub. Di sekitar sentriol terbetuk benang-benang spindel

Metafase

  1. Benang-benang spindel terlihat jelas. Benang-benang tersebut mengikat sentromer dari setiap kromosom
  2. Kromosom berada di bidang ekuator. Penampakan kromosom paling jelas

Anafase

  1. Benang-benang spindel memendek
  2. Kromatid menuju kutub yang berlawanan
  3. Membrane sel melekuk pada akhir tahap anaphase

Telofase

  1. Mulai terbentuk membrane inti
  2. Kromatid menipis dan mulai terbentuk anak inti
  3. Sitoplama menebal dan terjadi sitokinesis.

Interfase

Ada tiga periode selama interfase, yaitu periode tumbuh pertama, periode sintesis DNA, dan periode tumbuh kedua.

Pembelahan Meiosis

Pembelahan meiosis terbagi menjadi dua tahap (meiosis I dan meiosis II) tanpa interfase.

Meiosis I

  1. Profase I
    1. Leptoten, terbentuk kromosom
    2. Zigoten, terjadi sinapsis
    3. Pakiten, kromosom membelah membentuk kromatid sehinggan tiap kromosom mengandung empat kromatid
    4. Diploten, kromosom homolog saling menjauhkan diri sehingga terbentuk kiasma
    5. Diakinesis, mengandung empat kromatid
  2. Metafase I
    1. Membran inti menghilang
    2. Terbentuk benang-benang spindel
    3. Kromosom berjajar di sepanjang ekuator
  3. Anafase I
    1. Pada tahap ini kromosom homolog bergerak ke arah kutub yang berlawanan
  4. Telofase I
    1. Membrane inti dan anak inti kembali terbentuk
    2. Terbentuk dua sel anakan melalui proses sitokinesis.

Meiosis II

Pada meiosis II tidak terjadi reduksi kromosom seperti pada meiosis I. Tahap pembelahan pada meiosis II sama seperti pada tahap pembelahan mitosis.

Gametogenesis

Merupakan proses pembentukan gamet. Proses pembentukan sperma disebut spermatogenesis dan ovem disebut oogenesis.

Berikut cuplikan video mengenai pembelahan mitosis dan meiosis

Soal:

[1.JPG]

1. Yang merupakan tahapan pembelahan dari anafase adalah gambar nomor …

A. 1

B. 2

C. 3

D.4

E. 2 dan 3

Pembahasan:

Gambar nomor 1 merupakan tahap profase, gambar 2 metafase, gambar 3 anafase, dan gambar keempat telofase. Maka jawabannya adalah gambar 3.

2. Tahapan di bawah ini merupakan tahapan pembelahan pada proses profase I meiosis dan berlangsung pada beberapa sub fase, yaitu : (detik-detik 2011/2012)

1. Pakiten

2. Diakinesis

3. Diploten

4. Leptoten

5. Zigoten

Manakah urutan yang benar dari proses Profase I meiosis . . .(detik-detik 2012/2013)

A. 4-1-5-3-2

B. 4-5-3-2-1

C. 4-3-2-1-5

D. 4-2-3-1-5

E. 4-5-1-3-2

Pembahasan:

Dalam proses profase terjadi sub fase, leptoten, terbentuk kromosom. Zigoten, terjadi sinapsis. Pakiten, kromosom membelah membentuk kromatid sehinggan tiap kromosom mengandung empat kromatid. Diploten, kromosom homolog saling menjauhkan diri sehingga terbentuk kiasma. Diakinesis, mengandung empat kromatid

 

3. Label yang benar dari gambar spermatogenesis di atas adalah …(detik-detik 2013/2014)

[4.JPG]

A. 1 spermatogonium, 4 spermatid
B. 1 spermatid, 3 spermatosit
C. 1 spermatogonium, 3 spermatosit
D. 1 spermatogonium, 4 sperma
E. 1 spermatid, 5 sperma

Pembahasan:

Seperti pada gambar yang telah diberikan label di atas, nomor 1 merupakan spermatogonium dan nomor 4 spermatid.

4. Peristiwa yang terjadi pada profase dari meiosis I adalah …(detik-detik 2011/2012)

A. Membelahnya sentromer menjadi 2
B. Meleburnya dinding inti
C. Terbentuknya benang-benang kromatin
D. Bergantinya kromatid kea rah kutub
E. Berkumpilnya kromosom di bidang equator

Pembahasan

Di dalam profase terbentuk kromosom, terjadi sinapsis, kromosom membelah membentuk kromatid sehinggan tiap kromosom mengandung empat kromatid, kromosom homolog saling menjauhkan diri sehingga terbentuk kiasma, mengandung empat kromatid

5. Gambar di bawah ini menunjukkan fase …(detik-detik 2013/2014)

[5.JPG]

A. Interfase
B. Profase
C. Anafse
D. Metafase
E. Telofase

Pembahasan:

Metafase karena membran inti menghilang, terbentuk benang-benang spindel, kromosom berjajar di sepanjang ekuator.

6. Pada diagram oogenesis di bawah ini, oosit primer ditunjukkan pada nomor …(Detik-detik 2014/2015)

[7.JPG]

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

Pembahasan

Seperti pada gambar yang diberikan label diatas, oosit primer merupakan label nomor 2

7. Tahapan yang benar dalam pembelahan mitosis ini adalah …(UN Biologi 2013)

[13.JPG]

A. 3-4-1-2
B. 2-3-4-1
C. 2-3-1-4
D. 1-2-4-3
E. 1-2-3-4

Pembahasan

Gambar nomor 1 menunjukkan telofase, 2 profase, 3 metafase, dan 4 anafase. Urutan pembelahan mitosis adalah Profase-Metafase-Anafase-Telofase, maka urutannya adalah 2-3-4-1.

8. Berikut ini adalah gambar pembelahan sel pada hewan secara meiosis Tahapan yang ditunjukkan pada gambar A-B-C secara berturut-turut adalah …(Ebtanas)


A. Profase I, Metafase I, Anafase I
B. Metafase II, Anafase II, Profase II
C. Anafase I, Profase II, Metafase II
D. Metafase I, Profase I, Anafase I
E. Metafase I, Profase II, Anafase II

Pembahasan

Seperti pada gambar yang sudah diberikan petunjuk nama, ketika kromosom berkumpul di ekuator, tahap tersebut merupakan metafase. gambar ke 2 menunjukkan kromosom membelah membentuk kromatid sehinggan tiap kromosom mengandung empat kromatid. Dan gambar ke 3 ketika kromosom saling manjauh ke kutub masing-masing.

9. Fase metaphase mempunyai ciri-ciri sebagai berikut! (Ebtanas)

A. Kromosom mulai tampak jelas, selaput inti menghilang

B. Terbentuk benang gelendng dan kromosom tersusun pada bidang pembelahan

C. Kromosom bergerak ke arah kutub melalui benang gelendong

D. Plasma sel mengalami penyempitan di bagian equator

E. Plasma sel membentuk sekat di bagian equator

Pembahasan

Benang-benang spindel terlihat jelas. Benang-benang tersebut mengikat sentromer dari setiap kromosom. Kromosom berada di bidang ekuator. Penampakan kromosom paling jelas

10. Peristiwa meiosis yang terjadi pada profase II adalah …(Ebtanas)

A. Benang kromatin berubah menjadi kromosom

B. Kromatid sampai dikutub

C. Kromosom homolog memisahkan diri dari pasangannya

D. Kromosom tetrad berjajar di bidang pembelahan

E. Kromatid sedang menuju kutub

Pembahasan

Pada profase II terjadi hal berikut:

  1. Membrane inti dan anak menghilang
  2. Benang-benang kromatin membentuk kromosom
  3. Kromosom menduplikasi diri menjadi sepasang kromatid
  4. Pada sel hewan, sentriol membelah dan bergerak ke arah kutub. Di sekitar sentriol terbetuk benang-benang spindel

11. Dari pernyataan berikut ini, manakah yang paling benar mengenai gametogenesis pada manusia? (Ebtanas)

A. Dari satu sel induk gametogonium menghasilkan 3 sel yang fungsional dan 1 ovum

B. Sel gamet yang dihasilkan merupakan sel-sel diploid

C. Pada proses Oogenesis dihasilkan 4 sel telur yang fungsional

D. Pada Oogenesis dihasilkan 1 buah sel telur yang fungsional

E. Spermatogenesis berlangsung seiring dengan proses pertumbuhan laki-laki

Pembahasan

dalam proses gametogenesis, sel sperma yang terbentuk, 4, semua merupakan sel yang fungsional sedangkan dalam oogenesis, dari 4, hanya 1 yang fungsional, yang bisa dibuahi.

12. Pembelahan sel secara meiosis dengan ciri-ciri sebagai berikut:

1. Kromosom homolog yang berada pada bidang equator bergerak dan memisahkan diri satu dengan yang lainnya

2. Masing-masing kromosom menuju kutub yang berlawanan

3. Spindle dan seluruh isi sel agak memanjang

Pembelahan sel di atas terjadi pada fase … (Ebtanas)

A. Profase I

B. Anafase I

C. Metaphase I

D. Telofase I

E. Interfase I

Pembahasan

Pada anafase I tiap kromosom homolog (yang berisi dua kromatid kembarannya) masing-masing mulai ditarik oleh benang spindel nenuju ke kutub pembelahan yang berlawanan arah. Tujuan anafase I adalah membagi isi kromosom diploid menjadi haploid.

13. Berikut ini adalah beberapa gambaran tahapan pembelahan mitosis:

1. Nucleus tidak dapat lagi dilihat

2. Benang-benang kromatin memendek dan menebal

3. Terlihat adanya sepasang sentriol

4. Semua kromatid mengatur diri di bidang equator

5. Kromatid berpisah menuju kutub yang berlawanan

6. Nucleus dapat dilihat kembali

Yang terjadi pada fase profase adalah …(Ebtanas)

 

A. 2 – 3 – 4

B. 3 – 4 – 5

C. 3 – 4 – 6

D. 1 – 2 – 3

E. 4 – 5 – 6

Pembahasan

Pada profase terjadi:

  1. Membrane inti dan anak menghilang
  2. Benang-benang kromatin membentuk kromosom
  3. Kromosom menduplikasi diri menjadi sepasang kromatid
  4. Pada sel hewan, sentriol membelah dan bergerak ke arah kutub. Di sekitar sentriol terbetuk benang-benang spindel

14. Sitokinesis adalah fase pembagian plasma pada pembelahan

mitosis dan pembelahan meiosis.

Proses tersebut terjadi pada ….(Ebtanas)

A. Profase

B. Metafase

C. Anafase

D. Telofase

E. Interfase

Pembahasan

Telofase

  1. Mulai terbentuk membrane inti
  2. Kromatid menipis dan mulai terbentuk anak inti
  3. Sitoplama menebal dan terjadi sitokinesis.

15.

Perhatikan bagan spermatogenesis berikut !

[4.JPG]

Spermatosit sekunder ditunjukkan oleh bagan nomor ….(Ebtanas)

A.1

B.2

C.3

D.4

E.5

Pembahasan

Seperti pada gambar di atas, spermatosit sekunder merupakan nomor 3.

 

Sources:

Aryulina, Diah, dkk. Biologi 3 SMA dan MA untuk Kelas XII. 2004. Jakarta: Esis. hlm. 106-117

Santoso, Begot. Biologi Pelajaran untuk SMA/MA Kelas XII. 2007. Jakarta: Interplus. hlm. 85

Ariwibowo, Moekti dkk. Praktis Belajar Biologi untuk SMA/MA. 2007. Jakarta: Visindo Media Persada. hlm. 70-76

Omegawati, Wigati Hadi, dkk. Detik-Detik UJIAN NASIONAL BIOLOGI tahun pelajaran 2014/2015. 2015. Klaten: Intan Pariwira. hlm. 74

http://www.uic.edu/classes/bios/bios100/lecturesf04am/lect16.htm

http://www.pbs.org/wgbh/nova/miracle/divi_text.html

Sistem reproduksi manusia dan proses pembentukan sel kelamin

Sistem reproduksi merupakan sistem organ yang berfungsi untuk menunjang kelangsungan hidup mahluk hidup. Sistem reproduksi pada manusia terdiri atas organ-organ reproduksi serta berbagai hormon yang berperan mengatur proses-proses dalam sistem reproduksi. Organ reproduksi pada pria dan wanita berbeda.

A. Organ reproduksi pria

1. Organ luar

  • Skrotum : Skrotum atau kantong zakar terletak di luar rongga tubuh pada bagian abdomen. Di dalam skrotum terdapat testis. Pada saat suhu tubuh memanas skrotum akan bergerak menjauhi tubuh. Sementara itu, pada saat dingin skrotum akan bergerak mendekati tubuh. Dengan demikian, pembentukan sel kelamin dapat berjalan optimal.
  • Penis : Alat kopulasi yang menyalurkan sperma ke uterus.

2. Organ dalam

  • Testis : Testis berjumlah sepasang di kanan dan kiri. Testis merupakan organ tempat pembentukan sel kelamin. Di dalam testis terdapat tubulus seminiferus yang merupakan tempat pembentukan sperma. Hormon yang dihasilkan adalah testosteron
  • Epididimis : Sperma dewasa akan meninggalkan tubulus seminiferus dan menuju ke vas deferens. Selnajutnya, sperma akan menuju ke saluran berkelol-kelok yang disebut epididimis. Epididimis merupakan tempat penyimpanan sementara bagi sperma. Sperma yang telah matang disalurkan ke vas deferens
  • Vas deferens : Vas deferens merupakan saluran lanjutan dari epididimis. Vas deferens berfungi menyalurkan sperma dari epididimis ke vesikula seminalis.
  • Vesikula seminalis : Vesikulas seminalis berfungsi sebagai penghasil cairan nutrisi bagi sperma, memudahkan pergerakan, dan menetralkan keasaman saluran reproduksi wanita.
  • Kelenjar bulbourethralis : Kelenjar ini terletak pada pangkal penis. Kelenjar ini berfungsi menyekresikan cairan untuk membersihkan kotoran yang terdapat dalam saluran penis. Bersifat basa.
  • Kelenjar prostat : Kelenjar tersebut bekerja sebagai pengekskresi nutrisi yang diperlukan oleh sperma. Campuran anatar sekresi prostat dan sperma disebut semen.
  • Uretra : Uretra memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai saluran urin dan sebagai saluran sperma pada saat ejakulasi.

B. Organ reproduksi wanita

1. Organ luar: Labia mayor, labia minor, klitoris, selaput dara, lubang tempat keluarnya urin, dan lubang vagina.

2. Organ dalam

  • Vagina : Berupa pipa gepeng yang terdiri atas otot sirkuler dan otot melintang.
  • Serviks : Merupakan bagian dari uterus sebelah bawah yang menonjol dan bermuara pada vagina.
  • Uterus : Uterus terletak di antara kandung kemih dan rektum. Uterus merupakan tempat pertumbuhan dan perkembangan janin. Dinding uterus terdiri atas 3 lapisan yaiyu; perimetrium, myometrium, dan endometrium. Perimetrium merupakan lapisan dinding paling luar dan juga disebut sebagai selaput dinding perut. Myometrium merupakan lapisan tengah yang sangat tebal dan kaya akan jaringan otot serta sedikit jaringan ikat. Endometrium merupakan lapisan paling dalam yang terdiri atas lendir dan pembuluh darah. Lapisan inilah yang mengalami proliferasi maupun ovulasi.
  • Tuba fallopi : Berupa pipa panjang dengan bagian ujung yang dekat dengan ovarium berbentuk corong. Pada bagian ini dilengkapi dengan fimbriaeyang berfungsi untuk mendorong ovum yang telah matang menuju uterus. Dalam tuba fallopi juga terjadi fertilisasi
  • Ovarium : merupakan tempat penghasil ovum. Berjumlah sepasang di kanan dan kiri. Masing-masing ovarium digantungkan oleh mesovarium.

C. Pembentukan Sel Kelamin

1. Pada Pria : Tingginya kadar FSH dan LH akan menghambat sekresi hormon GnRH oleh hipothalamus. Sedangkan peningkatan kadar estrogen dan progesteron dapat menstimulasi (positif feedback, pada fase folikuler) maupun menghambat (inhibitory/negatif feedback, pada saat fase luteal) sekresi FSH dan LH di hipofisis atau GnRH di hipothalamus. .

2. Pada wanita : Proses pembentukan sel telur (ovum) di dalam ovarium. Oogenesis dimulai dengan pembentukan bakal sel-sel telur yang disebut oogonia (tunggal: oogonium). Pembentukan sel telur pada manusia dimulai sejak di dalam kandungan, yaitu di dalam ovari fetus perempuan. Pada akhir bulan ketiga usia fetus, semua oogonia yang bersifat diploid telah selesai dibentuk dan siap memasuki tahap pembelahan.  Semula oogonia membelah secara mitosis menghasilkan oosit primer. Pada perkembangan fetus selanjutnya, semua oosit primer membelah secara miosis, tetapi hanya sampai fase profase. Pembelahan miosis tersebut berhenti hingga bayi perempuan dilahirkan, ovariumnya mampu menghasilkan sekitar 2 juta oosit primer mengalami kematian setiap hari sampai masa pubertas. Memasuki masa pubertas, oosit melanjutkan pembelahan miosis I. hasil pembelahan tersebut berupa dua sel haploid, satu sel yang besar disebut oosit sekunder dan satu sel berukuran lebih kecil disebut badan kutub primer.

Pada tahap selanjutnya, oosit sekunder dan badan kutub primer akan mengalami pembelahan miosis II. Pada saat itu, oosit sekunder akan membelah menjadi dua sel, yaitu satu sel berukuran normal disebut ootid dan satu lagi berukuran lebih kecil disebut badan polar sekunder. Badan kutub tersebut bergabung dengan dua badan kutub sekunder lainnya yang berasal dari pembelahan badan kutub primer sehingga diperoleh tiga badan kutub sekunder. Ootid mengalami perkembangan lebih lanjut menjadi ovum matang, sedangkan ketiga badan kutub mengalami degenerasi (hancur). Dengan demikian dapat disimpulkan  bahwa pada oogenesis hanya menghasilkan satu ovum.

3. Hormon yang berperan : Pada wanita usia reproduksi terjadi siklus menstruasi oleh aktifnya aksishipothalamus-hipofisis-ovarium. Hipothalamus menghasilkan hormon GnRH(gonadotropin releasing hormone) yang menstimulasi hipofisis mensekresi hormonFSH (follicle stimulating hormone) dan LH (lutinuezing hormone). FSH dan LHmenyebabkan serangkaian proses di ovarium sehingga terjadi sekresi hormonestrogen dan progesteron. LH merangsang korpus luteum untuk menghasilkanhormon progesteron dan meransang ovulasi. Pada masa pubertas, progesteronmemacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder. FSH merangsang ovulasi danmeransang folikel untuk membentuk estrogen, memacu perkembangan folikel.Hormon prolaktin merangsang produksi susu.Mekanisme umpan balik positif dan negatif aksis hipothalamus hipofisis ovarium.Tingginya kadar FSH dan LH akan menghambat sekresi hormon GnRH olehhipothalamus. Sedangkan peningkatan kadar estrogen dan progesteron dapatmenstimulasi (positif feedback, pada fase folikuler) maupun menghambat(inhibitory/negatif feedback, pada saat fase luteal) sekresi FSH dan LH di hipofisisatau GnRH di hipothalamus

Video:

Soal:

1.  Pada proses spermatogenesis, sel yang bersifat diploid adalah….

A.Spermatogonium dan spermatosit sekunder
B.Spermatosit primer dan spermatid
C.Spermatogonium dan spermatid
D.Spermatosit sekunder dan spermatid
E.Spermatogonium dan spermatosit primer

Jawaban : E

Spermatogenesis yaitu proses pembentukan gamet atau sel kelamin jantan. Pada proses ini dari satu spermatogenesis dihasilkan empat sel gamet jantan (spermatozoid) yang bersifat haploid.

2. Proses pembentukan gamet di dalam alat reproduksi disebut…

A.spermatozoid
B.oogenesis
C.gametogenesis
D.sporulasi
E.ovulasi

Jawaban : C

Proses pembentukan gamet atau sel kelamin. Sel gametterdiri dari gamet jantan (spermatozoa) yang dihasilkan di testis dan gamet betina(ovum) yang dihasilkan di ovarium. Terdapat dua jenis proses pembelahan sel yaitu mitosis dan meiosis.

3. Penghasil sel sperma pada alat reproduksi pria adalah….

A.testis
B.ovarium
C.vas deferens
D.uterus
E.penis

Jawaban A

4. Penghasil ovum pada alat reproduksi wanita adalah….

A.Uterus
B.Ovarium
C.Vas deferens
D.Uterus
E. Penis

Jawaban : B

Merupakan tempat penghasil ovum. Berjumlah sepasang di kanan dan kiri. Masing-masing ovarium digantungkan oleh mesovarium

5. Epididimis merupakan saluran pada alat reproduksi laki-laki yang berfungsi untuk….

A.mengaktifkan sperma
B.menampung sperma
C.menggerakkan sperma ke luar
D.menyimpan dan mengaktifkan sperma
E.menyimpan dan mematangkan sperma

Jawaban D

Epididimis,  berfungsi  sebagai  tempat pematangan dan penyimpanan sementara sperma.

6. Bagian alat reproduksi perempuan yang berperan sebagai tempat produksi sel telur

adalah…..

A.folikel dalam uterus
B.folikel dalam oviduk
C.folikel dalam ovarium
D.korpus luteum
E.korpus albikans

Jawaban C

merupakan tempat penghasil ovum. Berjumlah sepasang di kanan dan kiri. Masing-masing ovarium digantungkan oleh mesovarium. Folikel adalah kantung berisi cairan dalam ovarium (indung telur), di mana telur berkembang dan kemudian dilepaskan selama ovulasi atau aspirasi.

7. Alat reproduksi luar pada perempuan adalah…..

A.vulva dan himen
B.fimbria dan luteal
C.servik dan labium
D.miometrium dan fimbria
E.klitoris dan labium

Jawaban E

Organ luar: Labia mayor, labia minor, klitoris, selaput dara, lubang tempat keluarnya urin, dan lubang vagina

Terletak pada bagian luar

8. Pada pria terdapat alat-alat reproduksi sebagai berikut, yang emiliki fungsi ganda, yaitu sebagai saluran urin dan sebagai saluran sperma pada saat ejakulasi adalah….

A.Vas deferens
B.Testis
C.Uretra
D.Epididimis
E.Penis

Jawaban C

Saluran urin dan sebagai saluran sperma pada saat ejakulasi

9. Pada peristiwa oogenesis, setiap 1 oogonium yang

mengalami meiosis akan membentuk …

A.1 ovum fungsional dan 1 badan kutub
B.1 ovum fungsional dan 3 badan kutub
C.2 ovum fungsional dan 2 badan kutub
D.ovum fungsional dan 1 badan kutub
E.ovum fungsional

Jawaban B

10. Selain menghasilkan ovum, ovarium juga dapat menghasilkan ….

A.Hormon estrogen dan hormon testosteron
B.Hormon estrogen dan hormon insulin
C.Hormon estrogen dan hormon progesteron
D.Hormon progesteron dan hormon prolaktin
E.Hormon testoteron dan hormon insulin

Fase menstruasi: endometrium mengalami degenerasi  karena  hormon  estrogen  dan progesteron  berhenti  dikeluarkan. Endometrium yang berdegenerasi menyebabkan  darah,  mukus,  dan  sel-sel  epitel dikeluarkan sebagai darah haid.

11. Berikut ini bukan penyebab luruhnya dinding endometrium adalah ….

A.Menurunnya HCG
B.Menurunnya FSH
C.Menurunnya estrogen
D.Menurunnya progesteron
E.Degradasi korpus luteum

  1. Progesteron dan estrogen, diproduksi oleh korpus luteum hingga kehamilan bulan ke-3 dan ke-4, kemudian secara berangsur-angsur korpus luteum akan digantikan oleh plasenta.
  2. Prolaktin, yaitu hormon yang merangsang kelenjar susu untuk  memproduksi  susu, juga  mengatur  metabolisme  pada  ibu sehingga  kebutuhan  zat  pada  tubuh  ibu dapat dikurangi dan dialirkan ke janin.
  3. Hormon HCG (Human  Chorionic Gonadotropin) yaitu hormon yang merangsang aktivitas ovarium dan pembentukan plasenta.

12. Saat ovum mengalami pembuahan, zigot yang dihasilkan akan berkembang dan menempel pada dinsing endoterium. Oleh karena itu, keberadaan endoterium harus dipertahankan selama kehamilan. Mekanisme hormonal yang berperan mempertahankan endoterium adalah ….

A.Kadar progesteron yang tinggi
B.Kadar estrogen yang tinggi
C.Kadar estrogen yang tinggi, progesteron rendah
D.Kadar estrogen rendah, progesteron tinggi
E.Kadar estrogen dan progesteron tinggi

Estrogen, berfungsi merangsang hipofisis menyekresikan LH yang akan merangsang ovulasi,  persiapan  endometrium  untuk kehamilan. Progesteron, berfungsi menghambat produksi  LH  sehingga  memungkinkan tertahannya korpus luteum dan memengaruhi dinding  rahim  untuk  siap  menerima penempelan zigot.

13. Organ wanita yang berfungsi sebagai tempat pertumbuhan dan perkembangan janin adalah….

A.tuba falopi
B.oviduct
C.uterus
D.ovarium
E.vagina

Uterus merupakan organ yang berongga dan berotot. Berbentuk sperti buah pir dengan bagian bawah yang mengecil. Berfungsi sebagai tempat pertumbuhan embrio.

14. Di dalam sepanjang tuba falopi terdapat banyak silia yang selalu bergetar, silia tersebut berfungsi untuk….

A.Mempermudah perjalanan zigot
B.Mempermudah perjalanan sperma
C.Mempermudah perjalanan ovum
D.Mempermudah proses fertilisasi
E.Mempermudah proses ovulasi

Dalam sepanjang tuba falopi terdapat bulu getar(silia) yang mempermudah perjalanan bagi zigot untuk menuju rahim.

15. Karbohidrat yang terdapat dalam secret spermatozoa adalah….

A.fruktosa
B.sukrosa
C.glukosa
D.galaktosa
E.sukrosa

Kandungan karbohidrat pada secret spermatozoa merupakan fruktosa (gula buah)

SUMBER:

Adip MS, dkk. 2014. Strategi dan Kupas Tuntas SKL UN Edisi Lengkap. Solo: Genta Smart

Omegawati, Wigata, dkk. Detik-detik Biologi 2014/2015. 2015. Yogyakarta: PT Intan Perwira

Pratiwi, D.A., dkk. 2012. Biologi.Jakarta: Erlangga

Priadi, A.2010. Biologi 1. Yogyakarta: Yudhistira

Rahardian, Renan. 2014. Top Pocket No 1 Biologi SMA. Jakarta: Wahyu Media